Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Suasana Bong Suwung sebelum dikosongkan, Jumat (27/9/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Warga Bong Suwung akhirnya menyepakati untuk mengosongkan kawasan Bong Suwung. Mereka akan membongkar sendiri hunian masing-masing yang dilakukan dalam beberapa hari ini.
Dari pantauan Harian Jogja, Jumat (27/9/2024), sejumlah hunian di Bong Suwung masih berdiri dengan warga yang masih beraktivitas. Beberapa warga sudah mulai menyicil mengemasi dan mengangkut barang-barangnya.
Berdasarkan keterangan warga, mereka akan mulai membongkar bangunan pada Minggu (29/9/2024). Mereka juga sudah menerima sebagian uang kompensasi, yang sebagian lagi akan dilunasi oleh PT KAI setelah pembongkaran selesai.
Para penghuni Bong Suwung mau-tidak mau harus mengosongkan lokasi tempat mereka selama ini mencari nafkah, lantaran mereka selama ini hanya menempati lahan milik Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat yang dikelola PT KAI. “Pulang ke asal masing-masing, ada yang ke Sragen, Solo,” ujar salah satu warga yang tak mau disebutkan Namanya.
Pendamping hukum warga Bong Suwung, Restu Baskara, menjelaskan semua warga telah menyetujui kebijakan dari PT KAI. “Karena situasi juga sulit kan, pada akhirnya warga Bong Suwung menerima tawaran dari PT KAI. Semuanya sudah menerima,” katanya.
Adapun uang kompensasi yang diberikan dari PT KAI yakni Rp200.000 per meter untuk bangunan semi permanen dan Rp500.000 sebagai bantuan mengangkut barang-barang. “50 persen dulu tahap satunya, terus tahap duanya itu besok selasa sekaligus yang Rp500.000 itu,” kata dia.
BACA JUGA: Jumat Sore Kawasan Bong Suwung Jogja Harus Steril dari Bangunan dan Aktivitas Warga
Manajer Humas Daop 6 PT KAI, Krisbiyanto, membenarkan jika warga Bong Suwung sudah mau mengosongkan lokasi tersebut. “Mereka sudah ada kesanggupan untuk mengosongkan dengan menerima dari kami KAI, uang bantu bongkar dan angkut,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, PT KAI memberi waktu warga untuk mengambil keputusan pengosongan Bong Suwung hingga Jumat (27/9/2024) sore. Hal ini mengacu pada surat peringatan 3 yang sudah dilayangkan dari PT KAI untuk warga sepekan yang lalu.
Adapun rencana pengosongan Bong Suwung sebenarnya sudah berawal sejak 2010. Lokasi tersebut harus dikosongkan karena masuk dalam pagar dan merupakan bagian dari emplasemen Stasiun Yogyakarta, yang harus sterol dari aktivitas penduduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ganda putra Indonesia punya 10 gelar juara dunia, terbanyak sepanjang sejarah. Fajar/Shohibul Fikri jadi tumpuan di BWF World Championships 2026 India. Bisa tam
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.