20 Perkara PHI di Bantul Libatkan 146 Pekerja
Sebanyak 20 perkara PHI di Bantul melibatkan 146 pekerja hingga September 2026. Sebanyak 18 perkara telah selesai melalui mediasi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Polres Kulonprogo menyebut telah melakukan serangkaian upaya untuk mengantisipasi gesekan antarpendukung pasangan calon (paslon) selama masa kampanye Pilkada 2024 di wilayah setempat.
Kampanye Pilkada 2024 yang berlangsung sejak 25 September-23 November mendatang diduga rentan terhadap gesekan antar pendukung. Namun Di masa awal ini kegiatan para paslon terpantau masih landai.
Kepala Seksi Humas Polres Kulon Progo AKP Triatmi Noviastuti menjelaskan, tahapan dalam Pilkada saat kampanye terhitung sejak tanggal 25 September s/d 23 November. Pihaknya melakukan upaya-upaya dalam masa kampanye ini agar tidak terjadi gesekan antar pendukung.
"Kami sudah memetakan kerawanan sesuai dengan basis massa atau dukungan dari masing-masing paslon," katanya, Sabtu (28/9/2024).
Selain itu aparat kepolisian juga melakukan upaya-upaya preemtif dan preventif dengan sistem cooling agar tercipta kondisi yang tetap kondusif, khususnya di masa kampanye.
"Kami juga selalu memonitor setiap kegiatan dari masing-masing paslon dalam melakukan kampanye sehingga dapat diketahui bentuk kegiatan tersebut dan seberapa besar keterlibatan masyarakat," ujarnya.
Polisi juga mengidentifikasi jenis dan bentuk kampanye setial paslon yang izin dan pemberitahuannya ditembuskan oleh tim sukses kepada Polres Kulonprogo. Hal itu dapat dijadikan dasar dalam menentukan pola pengamanan kampanye tersebut.
BACA JUGA: 75 Juta Gen Z Indonesia Bisa Kesulitan Keuangan Gegara Tren YOLO dan FOMO
"Dalam tahap kampanye ini, kami juga menyiapkan personel yang terlibat dalam masa kampanye sebanyak 237, ditambah 93 personel cadangan dari Polda (sesuai kebutuhan) setiap hari, sehingga dapat digerakkan sewaktu-waktu untuk pergelaran pengamanan kampanye," terangnya.
"Termasuk pelibatan personel dari Polsek apabila di wilayah masing-masing ada kegiatan kampanye," katanya.
Triatmi menambahkan, Polres Kulonprogo menyarankan dan mengimbau agar masing-masing paslon setidaknya memberitahukan kepada pihaknya agar kegiatan kampanye masing-masing dapat termonitor.
"Selain itu kami juga dapat melakukan pengamanan untuk mengantisipasi munculnya gangguan dalam pelaksanaan kampanye tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20 perkara PHI di Bantul melibatkan 146 pekerja hingga September 2026. Sebanyak 18 perkara telah selesai melalui mediasi.
iPhone 18 Pro dan Pro Max mulai dijual di 65 negara. Indonesia belum masuk gelombang pertama. Simak harga dan jadwal berikutnya.
Bawa anak ke rumah sakit rujukan? Simak proses rujukan bayi dan anak serta peran TeleNICU dan TelePediatrics.
Prabowo-Gibran hadir di HUT ke-28 PAN dengan batik. Zulhas juga menyampaikan pernyataan soal Prabowo dalam acara di JICC Senayan.
Genre horor mendominasi pendaftar FFI 2026. Ario Bayu menyebut komedi dan drama juga banyak diproduksi sineas Indonesia.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.