Rumah Baca Raden Mas Suryowinoto Dorong Literasi lewat Pelatihan Mahir Mendongeng

Yosef Leon
Yosef Leon Sabtu, 05 Oktober 2024 13:27 WIB
Rumah Baca Raden Mas Suryowinoto Dorong Literasi lewat Pelatihan Mahir Mendongeng

Suasana pelatihan dan bedah buku teknik jitu mahir berkisah yang digelar Rumah Baca Raden Mas Suryowinoto RW 01 Kelurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Jogja, Sabtu (5/01/2024) di SMK Muhammadiyah 3 Jogja. (Email)

Harianjogja.com, JOGJA—Belasan guru SD, guru TPA, masyarakat dan pegiat literasi mengikuti pelatihan dan bedah buku teknik jitu mahir berkisah atau mendongeng yang digelar oleh Rumah Baca Raden Mas Suryowinoto RW 01 Kelurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Jogja, di SMK Muhammadiyah 3 Jogja, Sabtu (5/01/2024).

Kegiatan ini merupakan sesi kedua pelatihan literasi yang digelar Rumah Baca Raden Mas Suryowinoto lewat dukungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI setelah sebelumnya mengangkat tema membaca nyaring.

Koordinator Rumah Baca Raden Mas Suryowinoto Fajar Nur Rohmad menjelaskan, materi ini dipilih lantaran teknik berkisah atau mendongeng sangat penting diajarkan kepada anak-anak. Tidak banyak yang mampu bercerita sesuai dengan ketentuan dan menarik, sehingga pihaknya menggelar pelatihan ini.

"Harapannya setelah pelatihan mereka bisa mempraktikkan kepada anak dan murid masing-masing," katanya.

Fajar menyebut, ada dua pemateri yang dihadirkan pihaknya pada pelatihan itu yakni Bunda Likah yang dikenal sebagai juru kisah dan training motivasi serta Muhammad Mansur seorang pengajar dan pengelola TBM Hijaz Pangandaran.

BACA JUGA: Eks Pemain Timnas Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

"Pelatihan kami bagi dua sesi pertama Bunda Likah memberikan serba serbi cerita dan teori sementara yang kedua Muhammad Mansur banyak ke praktik," ujarnya.

Pada materi teori, peserta dikenalkan kepada jenis dan macam-macam teknik mendongeng. Sementara pada materi kedua mereka diajarkan tentang pengaturan suara vokal, kalimat narasi, dialog, ekspresi dan gesture atau gerak tubuh dengan praktik secara langsung.

"Ini penting untuk menggerakan semangat literasi masyarakat dan guru di Kelurahan Giwangan," jelasnya.

Sementara Rudi salah seorang peserta mengaku sangat tertarik dengan metode pelatihan yang diberikan itu.

Dia menyebut bercerita atau mendongeng sebenarnya kemampuan yang semua orang bisa melakukannya, tetapi perlu latihan yang rutin dan konsistensi. Sebab pendengar perlu teknik khusus agar cerita yang disampaikan menarik.

"Bisa langsung dipraktikkan di rumah nanti setelah pelatihan karena peserta juga dapat buku soal teknik mendongeng," katanya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online