Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #8 pada 7 Oktober 2023./Istimewa
JOGJA—Sebagai Kota Wisata, Kota Jogja tak hanya menawarkan berbagai destinasi pariwisata saja. Kota Jogja juga rutin menghadirkan berbagai gelaran event yang bahkan kondang hingga tingkat nasional. Salah satunya adalah gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC).
WJNC merupakan kegiatan puncak acara perayaan Hari Ulang Tahun Kota Jogja. Kegiatan ini rutin dilaksanakan pada 7 Oktober setiap tahunnya.
Tahun ini merupakan penyelenggaraan WJNC ke-9 dan mengangkat tema Gatotkaca Wirajaya. Ini adalah cerita kumpulan tentang perjuangan Gatotkaca sebagai seorang pemimpin, pahlawan, pemberani dan penegak kebenaran.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jogja, Muhammad Zandaru, menjelaskan konsep yang diusung pada WJNC #9 adalah karnaval jalanan dengan menampilkan seni koreografi, busana, musik kontemporer dan permainan lighting.
Peserta diambil dari perwakilan 14 kemantren se-Kota Jogja. Seluruhnya membawakan tema-tema dari cerita pewayangan. Pada perkembangannya, konsep karnaval berkembang menjadi street art. Tentunya tidak meninggalkan unsur utama dari WJNC yaitu Tugu Jogja, kendaraan hias, wayang, dan diadakan pada malam hari.
WJNC berhasil masuk dalam TOP 110 Karisma Event Nusantara selama tiga tahun berturut-turut yaitu pada 2021, 2022 dan 2023. “Pada 2024 berhasil masuk dalam TOP 10 Karisma Event Nusantara,” ujar Zandaru.
Karisma Event Nusantara merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf dengan daerah melalui penyelenggaraan event berkualitas. Tujuannya untuk mempromosikan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisatawan, melakukan pemberdayaan potensi lokal, serta memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan.
Ada beberapa aspek penilaian yang menjadi bahan pertimbangan, di antaranya penilaian terkait ide dan inovasi, pemasaran dan strategi komunikasi, manajemen kegiatan, manajemen keuangan, hingga analisis dampak.
Zandaru mengatakan, WJNC 2023 disaksikan oleh 40.000 orang secara langsung di kawasan Tugu Jogja. Sementara, ada 30.000 penonton lainnya yang menyaksikan melalui kanal Youtube milik resmi milik Dinas Pariwisata Kota Jogja maupun media partner.
WJNC 2023 juga berhasil memutar roda perekonomian di Kota Jogja. Bahkan perputaran uang di Kota Jogja pada satu hari sebelum hingga satu hari setelah gelaran WJNC 2023 mencapai lebih dari Rp92 miliar. “Ini dihitung dengan menganalisis berbagai indikator perputaran uang pada seniman, event production, food and baverage, suvenir, akomodasi dan paket menonton WJNC #8, transportasi, media promosi dan UMKM,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.