Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Suasana Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sleman ke-18 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023-2024 yang digelar pada Rabu (27/12/2023) di Kantor DPRD Sleman./Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjoja.com, SLEMAN—Anggota DPRD Sleman periode 2024-2029 telah dilantik pada 12 Agustus 2024. Meski demikian, hingga sekarang belum bisa menjalankan ketugasannya secara maksimal.
Hal ini dikarenakan, formasi pimpinan DPRD definitif belum dilantik. Di sisi lain, pembentukan alat kelengkapan (alkap) dewan belum bisa dilakukan selama masih dipimpin oleh Ketua DPRD Sementara.
Sekretaris DPRD Sleman, Muhammad Aji Wibowo mengatakan, anggota DPRD yang baru sudah bertugas hampir dua bulan. Meski demikian, ia tidak menampik tugas pokok dan fungsi yang dimiliki belum optimal karena pimpinan DPRD definitive belum dilantik serta belum adanya alkap.
Menurut dia, untuk pimpinan DPRD definitive sudah ada formasinya. Ketua DPRD akan dijabat Gustan Ganda yang merupakan wakil dari PDI Perjuangan.
Adapun tiga wakil ketua akan diisi, anggota DPRD dari Fraksi PKB, Ani Martanti; Hasto Karyantoro dari PKS dan Sukaptana dari Gerindra. Meski demikian, untuk pelantikan masih menunggu turunnya Surat Keputusan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
“Paripurna pengusulan sudah digelar minggu lalu. Sekarang, kami masih menunggu turunnya SK dari Gubernur DIY yang sudah kami usulkan melalui bupati. Setelah turun, langsung kami gelar pelantikan pimpinan DPRD definitive,” kata Aji.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua DPRD Sleman Sementara, Gustan Ganda. Menurut dia, pelantikan pimpinan definitif masih menunggu keputusan dari Gubernur DIY.
“Tinggal dilantik karena formasi pimpinannya sudah lengkap,” kata Gustan.
Ia mengakui, belum dilantiknya pimpinan definitif berpengaruh terhadap pembentukan alkap di DPRD Sleman. Hal ini berdampak terhadap ketugasan anggota dewan yang belum bisa dioptimalkan.
“Selama belum ada alkap dan pimpinan definitive, maka tugasnya masih terbatas. Misalnya, dewan tidak bisa membahas raperda,” katanya.
Kendati demikian, Gustan berjanji setelah pimpinan definitive dilantik segera menindaklanjuti untuk pengisian alkap sesuai dengan aturan yang berlaku. “Memang pengisian pimpinan definitif butuh waktu karena harus mendapatkan restu dari DPP. Kondisi ini berdampak terhadap pembentukan alkap, tapi saya berjanji setelah dilantik langsung membentuk alkap yang terdiri dari komisi dan badan, termasuk pimpinan maupun anggotanya,” kata dia. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Rio de Janeiro terpilih jadi tuan rumah peluncuran MotoGP 2027 di Pantai Botafogo, 21 Februari. Seluruh tim dan pembalap hadir, sambut era mesin 850cc.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta