Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Suasana Rapat paripurna DPRD Kabupaten Sleman ke-18 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023-2024 yang digelar pada Rabu (27/12/2023) di Kantor DPRD Sleman./Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjoja.com, SLEMAN—Anggota DPRD Sleman periode 2024-2029 telah dilantik pada 12 Agustus 2024. Meski demikian, hingga sekarang belum bisa menjalankan ketugasannya secara maksimal.
Hal ini dikarenakan, formasi pimpinan DPRD definitif belum dilantik. Di sisi lain, pembentukan alat kelengkapan (alkap) dewan belum bisa dilakukan selama masih dipimpin oleh Ketua DPRD Sementara.
Sekretaris DPRD Sleman, Muhammad Aji Wibowo mengatakan, anggota DPRD yang baru sudah bertugas hampir dua bulan. Meski demikian, ia tidak menampik tugas pokok dan fungsi yang dimiliki belum optimal karena pimpinan DPRD definitive belum dilantik serta belum adanya alkap.
Menurut dia, untuk pimpinan DPRD definitive sudah ada formasinya. Ketua DPRD akan dijabat Gustan Ganda yang merupakan wakil dari PDI Perjuangan.
Adapun tiga wakil ketua akan diisi, anggota DPRD dari Fraksi PKB, Ani Martanti; Hasto Karyantoro dari PKS dan Sukaptana dari Gerindra. Meski demikian, untuk pelantikan masih menunggu turunnya Surat Keputusan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
“Paripurna pengusulan sudah digelar minggu lalu. Sekarang, kami masih menunggu turunnya SK dari Gubernur DIY yang sudah kami usulkan melalui bupati. Setelah turun, langsung kami gelar pelantikan pimpinan DPRD definitive,” kata Aji.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua DPRD Sleman Sementara, Gustan Ganda. Menurut dia, pelantikan pimpinan definitif masih menunggu keputusan dari Gubernur DIY.
“Tinggal dilantik karena formasi pimpinannya sudah lengkap,” kata Gustan.
Ia mengakui, belum dilantiknya pimpinan definitif berpengaruh terhadap pembentukan alkap di DPRD Sleman. Hal ini berdampak terhadap ketugasan anggota dewan yang belum bisa dioptimalkan.
“Selama belum ada alkap dan pimpinan definitive, maka tugasnya masih terbatas. Misalnya, dewan tidak bisa membahas raperda,” katanya.
Kendati demikian, Gustan berjanji setelah pimpinan definitive dilantik segera menindaklanjuti untuk pengisian alkap sesuai dengan aturan yang berlaku. “Memang pengisian pimpinan definitif butuh waktu karena harus mendapatkan restu dari DPP. Kondisi ini berdampak terhadap pembentukan alkap, tapi saya berjanji setelah dilantik langsung membentuk alkap yang terdiri dari komisi dan badan, termasuk pimpinan maupun anggotanya,” kata dia. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.