DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Gedung DPRD Sleman./Youtube
Harianjogja.com, SLEMAN—Pimpinan DPRD Sleman defintif secara resmi telah dilantik dalam sidang paripurna yang berlangsung pada Selasa (22/10/2024). Rencananya pada Rabu (23/10/2024) dilaksanakan rapat pembentukan alat kelengkapan DPRD untuk periode 2024-2029.
Ketua DPRD Sleman, Gustan Ganda mengatakan proses pengisian pimpinan definitif membutuhkan waktu karena penunjukan juga harus mendapatkan persetujuan dari DPP di masing-masing partai. Meski demikian, dia mengakui semua proses sudah dilaksanakan dan pelantikan pimpinan definitif bisa terlaksana.
Sebagai Ketua DPRD Sleman yang baru, dia mengaku tidak ingin berleha-leha karena agenda pembahasan di akhir tahun masih padat. Salah satunya untuk menyelesaikan pembahasan APBD 2025.
Oleh karena itu, lanjut dia, setelah pelantikan selesai, selanjutnya akan mengagendakan paripurna pembentukan alat kelengkapan dewan yang terdiri dari anggota komisi, pimpinan komisi dan badan. Diharapkan pembentukan bisa diselesaikan secepatnya dengan proses musyawarah mufakat. “Ini jadi awal yang bagus. Jadi, setelah pelantikan langsung dilakukan pembentukan alkap pada Rabu siang. Untuk pengisian, kami serahkan ke masing-masing fraksi guna menempatkan anggotanya di komisi maupun badan,” katanya.
Politikus PDI Perjuangan ini berpendapat, pembentukan alkap harus segera dilakukan karena menyangkut pembahasan Rancangan APBD 2025. “Mudah-mudahan pembentukan alkap berjalan lancar sehingga pada Kamis bisa dilaksanakan rapat badan musyawarah guna menetapkan jadwal pembahasan RAPBD 2025 hingga timeline waktu penetapannya,” kata Gustan.
Pejabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo mengucapkan selamat kepada pimpinan definitif DPRD Sleman. Sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah, Pemkab Sleman dan DPRD harus memiliki sinergitas hubungan kemitraan yang baik dalam rangka upaya membangun dan menyejahterakan masyarakat Sleman. “Kontrol dari legislatif sangat kami harapkan agar pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di Kabupaten Sleman tetap on the track dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” kata Kusno.
BACA JUGA: Sah! Empat Pimpinan Definitif DPRD Sleman Resmi Dilantik
Sekretaris DPRD Sleman, Muhammad Aji Wibowo mengatakan tugas kesekretariatan hanya memfasilitas. Adapun ketentuan pengisian pimpinan definitive maupun pembentukan alkap diserahkan sepenuhnya ke anggota DPRD.
Menurut dia, sudah dilakukan pelantikan pimpinan DPRD Sleman periode 2024-2029 dan prosesnya berjalan dengan lancar. Komposisi pimpinan terdiri dari Ketua DPRD yang dijabat oleh Gustan Ganda dari PDI Perjuangan.
Adapun posisi wakil terdiri dari Ani Martanti dari Fraksi PKB, Hasto Karyantoro dari PKS dan Sukaptana dari Gerindra. “Semuanya sudah mendapatkan restu dari masing-masing partai dan untuk pelantikan juga ada Surat Keputusan penetapan dari Gubernur DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.