BEDAH BUKU: Warga Gamping Diajak Belajar Menjaga Keharmonisan Keluarga

Media Digital
Media Digital Rabu, 09 Oktober 2024 22:07 WIB
BEDAH BUKU: Warga Gamping Diajak Belajar Menjaga Keharmonisan Keluarga

Anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan (tengah) menyampaikan materi dalam bedah buku berjudul Wonderfull Parent di Joglo IKADI Gamping, Pedukuhan Kramatan, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Sleman, Rabu (9/10/2024)./David Kurniawan

SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Wonderfull Parent di Joglo IKADI Gamping, Pedukuhan Kramatan, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Sleman, Rabu (9/10/2024).

Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini sekaligus sebagai upaya mengajak masyarakat untuk membina keluarga yang harmonis demi masa depan anak yang lebih baik.

Anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan, mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan berkaitan dengan masalah keluarga. Sebagai gambaran, saat ini di DIY merupakan provinsi dengan jumlah gangguan jiwa tertinggi di Indonesia, sehingga harus terus dilakukan upaya pencegahan.

Menurut dia, bedah buku berjudul Wonderfull Parent menjadi salah satu cara yang dilaksanakan agar permasalahan sosial seperti gangguan jiwa dan lainnya bisa diatasi. Dengan membaca buku ini, maka peserta bedah buku dan masyarakat bisa diajari untuk membina keluarga yang harmonis dan bahagia.

Menurut dia, kehidupan dalam keluarga akan sangat berpengaruh dalam mencetak anak-anak yang menjadi generasi unggul. Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan pola asuh dan lingkungan semata, namun juga banyak faktor pendukung lainnya.

“Intinya dengan keluarga yang harmonis akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak menjadi lebih baik, sehingga dapat menjadi generasi yang unggul. Kalau keluarga bermasalah, maka akan berpengaruh negatif kepada anak,” katanya, Rabu.

Sofyan berharap kegiatan ini sekaligus sebagai upaya memberikan tambahan wawasan, khususnya berkaitan dengan pengasuhan anak serta menghadapi permasalahan sosial yang ada. Terlebih lagi, buku yang diberikan bisa dipelajari dan dipraktikkan dalam keluarga. “Buku ini mengajak kita untuk menjadi orang tua yang keren dalam mendidik anak, sehingga bisa berhasil melalui berbagai rintangan yang ada. Jadi, buku ini dapat dijadikan panduan sehingga bisa dipelajari lebih seksama,” katanya.

Pustakawan Ahli Madya DPAD DIY, Muhammad Hadi Pranoto, mengatakan program bedah buku terselenggara berkat kerja sama DPAD dan DPRD DIY. Melalui kegiatan ini, diharapkan minat baca di masyarakat terus meningkat sehingga predikat membaca terbaik di Indonesia yang diraih DIY bisa terus dipertahankan.

Selain program bedah buku, DPAD juga memiliki sejumlah program lain seperti perpustakaan digital maupun kunjungan ke Kantor DPAD DIY. “Di kantor banyak fasilitas yang bisa diakses masyarakat untuk menambah pengetahuan dan wawasan,” katanya. (BC)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online