Reys Mediterranean Kitchen Buka di Jogja dengan Konsep Penuh Warna
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Bantul mencapai ribuan kasus. Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III DIY mendorong masyarakat agar tertib lalu lintas sejak dini.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul jumlah kecelakaan di Bantul pada Januari-Juli 2024 mencapai 1.114 kasus. Sementara kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2023 mencapai 2.141 kasus.
Staf BPTD Kelas III DIY, Karsi mengatakan perlu upaya untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalan perlu dilakukan sejak usia dini. Hal itu diharapkan bisa menjadi perhatian semua pihak karena angka kecelakaan dan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas masih tinggi.
"Angka kecelakaan yang terus meningkat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya faktor manusia yaitu penggunaan jalan yang tidak tertib dalam berlalu lintas," ujarnya dalam Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) tahun 2024 di Pendopo Manggala Parasamya II Pemda Bantul, Kamis (10/10/2024).
Karsi menekankan BPTD DIY melalui kegiatan SALUD berupaya memberikan dasar berlalu lintas yang berkeselamatan sejak usia dini dan menanamkan perilaku berkeselamatan pada anak usia dini dalam berlalu lintas. Selain itu, melalui kegiatan tersebut, BPTD Kelas III DIY juga berupaya membangun karakter budaya keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan sejak dini.
"Kami berharap ini dapat memberikan dampak langsung maupun tidak langsung pada masyakat tentang pentingnya keselamatan dan cara berlalu lintas yang baik, sehingga angka kecelakaan dapat berkurang," imbuhnya.
BACA JUGA: Hindari Sepeda Ayun, Innova Terbalik di Kretek
Sementara Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi mengaku kecelakaan yang terjadi di Bantul selama Januari-Juli 2024 sebagian besar disebabkan karen kelalaian manusia. "Sekitar 90 persen kecelakaan tersebut karena kesalahan manusia. Mungkin kondisi jalannya jelek, sudah tahu jalannya kondisinya jelek tetapi masih ngebut. Ini menjadi keprihatinan kita bersama," katanya.
Sementara Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol. Alfian Nurrizal juga turut mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk berlalu lintas dengan tertib dan aman sejak usia dini. Dia pun mengimbau agar masyarakat selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
"Saya berharap ini menjadi pembelajar, agar anak sejak dini bisa melatih diri tertib, disiplin dan memiliki kesadaran berlalu lintas, untuk mempelajari rambun lalu lintas juga," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.