Ribuan Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Longsor Lereng Jono
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Gelaran lomba masak bakmi jawa yang merupakan bagian dari kegiatan Gelar Pesona UMKM Dinas Perinkop UKM Kota Jogja di Alun-Alun Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Minggu (13/10/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA – Belasan koki amatir di Yogyakarta mengikuti kompetisi memasak bakmi jawa di Alun-Alun Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Minggu (13/10/2024). Selama dua jam, mereka berusaha menyajikan sajian bakmi jawa dengan resep andalan masing-masing.
Kompetisi ini merupakan bagian dari kegiatan Gelar Pesona UMKM. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Perinkop UKM) Kota Jogja yang dilaksanakan sejak 10 Oktober lalu.
Salah satu dewan juri, Bambang Hudayana menuturkan kompetisi ini mendorong peserta untuk kreatif. Dosen Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Budaya UGM ini mengatakan sajian bakmi jawa sangat mudah ditemukan di Yogyakarta dan banyak digemari oleh masyarakat. Untuk itu, peserta perlu menampilkan ke-khasan dari makanan yang disajikan.
“Kesulitannya adalah membuat cita rasa yang khas karena di mana-mana ada bakmi. Bagaimana pengunjung yang mencicipi punya kesan bahwa bakminya enak,” ujar Bambang saat ditemui di Alun-Alun Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Minggu (13/10/2024).
Bambang menuturkan kreativitas, rasa, dan presentasi sajian bakmi jawa turut menjadi aspek penilaian. Dia menilai beberapa koki amatir yang jadi peserta tampak unggul. Ada peserta yang menggunakan bahan mie lethek yang merupakan kudapan khas Bantul berbahan dasar tepung tapioka dan singkong. Selain itu, ada juga peserta yang menggunakan bahan ayam kampung serta menambahkan beberapa bumbu tambahan lainnya.
BACA JUGA: Gelar Pesona UMKM Jogja, Kuliner Jogja Ekspansi Pasar Luar Wilayah
Bambang mengaku mengapresiasi kegiatan ini. Lomba memasak bakmi jawa bisa menjadi ajang mengembangkan kreativitas utamanya bagi peserta pelaku usaha kuliner. Ini juga bisa menjadi modal untuk merintis usaha kuliner. Sebab, menurutnya modal usaha tak hanya dalam bentuk modal uang, tapi juga produk unggulan dan berkualitas.
“Kalau pernah dilombakan setidaknya mereka punya produk kuliner yang bisa dibanggakan,” imbuhnya.
Gelar Pesona UMKM merupakan pameran kuliner yang diinisiasi oleh Dinas Perinkop UKM Kota Jogja dalam rangka memperkenalkan produk kuliner berbasis budaya dan kekinian di Yogyakarta. Kegiatan ini juga turut mendukung UMKM kuliner di Kota Jogja dalam rangka memperluas jaringan pasar. Kepala Dinas Perinkop UKM Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo menuturkan kuliner merupakan elemen penting dalam identitas budaya suatu daerah. Totok, sapaannya, menambahkan kuliner punya peran krusial dalam memperkenalkan serta melestarikan warisan budaya.
“Kota Jogja dikenal sebagai pusat kebudayaan, memiliki kekayaan kuliner yang tidak hanya menggugah selera tetapi juga kaya akan nilai budaya dan sejarah. Selain kuliner tradisional, kota ini juga berkembang dengan inovasi kuliner kekinian yang menarik minat banyak orang,” ujar Totok.
Totok menuturkan pihaknya mengusung tema “Ragam Rasa, Ragam Asa: Kuliner Jogja Menggoda Selera Nusantara”. Tema ini mengangkat kekayaan kuliner yang ada di Yogyakarta dan bagaimana kuliner tersebut mempengaruhi serta menggugah selera masyarakat di seluruh Nusantara. Setelah kegiatan ini, diharapkan para peserta pameran Gelar Pesona UMKM dapat terus mengembangkan inovasi kuliner berbasis budaya dan kekinian Yogyakarta juga inovasi untuk menetapkan peluang pasar dan membuat hantaran atau hampers makanan.
“Serta membangun jaringan pemasaran yang lebih luas. Kegiatan lanjutan berupa bimbingan atau mentoring bisnis juga akan diadakan untuk mendukung perkembangan usaha peserta,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 3.000 pohon ditanam di lereng rawan longsor di Padukuhan Jono, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Senin (18/5).
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.