El Nino Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, Kemarau Makin Kering
BMKG memprediksi El Nino bertahan hingga awal 2027 dan memicu kemarau lebih kering dengan risiko kekeringan serta karhutla yang meningkat.
Pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Bantul Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi menyiapkan sejumlah strategi dalam mengatasi persoalan sampah di Bantul. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Bantul Untoro Hariadi-Wahyudi Anggoro Hadi menyiapkan sejumlah strategi dalam mengatasi persoalan sampah di Bantul.
Hal itu disampaikan saat dialog bersama budayawan di Joglo Elang, Nitiprayan, Bantul, Senin. Menurutnya terdapat tiga hal untuk menyelesaikan sampah di Bantul, yaitu kebijakan politik, partisipasi sosial, dan penggunaan teknologi.
"Kedaruratan sampah saat ini harus ditangani dengan mendesain ulang tata kelola sampah. Kami berjanji, urusan sampah di Bantul akan selesai dalam 100 hari," kata Calon Wakil Bupati Wahyudi dilansir Antara.
Persoalan sampah tidak hanya di Bantul tetapi juga terjadi daerah-daerah lain. Selama ini, sampah hanya diangkut dari hulu lalu dibawa ke hilir untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Produksi sampah di hulu terus meningkat, sedangkan di hilir minim pemanfaatan. Akibatnya, usia penggunaan TPA sampah semakin singkat atau cepat penuh oleh tumpukan sampah.
Ia mendorong perubahan perilaku karena persoalan sampah juga sangat terkait dengan perilaku masyarakat. Selain itu, sistem pengelolaan dan pengolahan sampah juga harus diubah. Pemilahan sampah harus dilakukan sejak dari rumah tangga atau hulu. Sebab, saat sampah sudah tercampur, biaya pemilahan akan sangat mahal. "Dan untuk mengubah sistem dan perilaku tersebut, diperlukan kebijakan dan kewenangan dari pemerintah daerah," katanya.
Timnya telah meluncurkan Gerakan Sapu-Sapu, gerakan ini bekerja sama dengan tim Relawan Sapu Lidi, dengan tujuan membersihkan Bantul dari tumpukan sampah yang belum tertangani dengan baik.
Budayawan Totok Rahardjo berharap, Wahyudi tetap menjaga yang dilakukannya saat menjadi kepala desa atau Lurah Panggungharjo periode 2012-2024, yaitu bekerja dengan data.
Ia menilai, Lurah Panggungharjo Kecamatan Sewon saat itu telah melakukan dua perubahan mendasar, yaitu perubahan secara progres pembangunan dan perubahan terkait relasi kuasa.
"Ketika jadi kepala desa, secara sadar, Wahyudi punya pikiran melakukan perubahan relasi kuasa yang didistribusikan dari lurah ke unit-unit masyarakat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprediksi El Nino bertahan hingga awal 2027 dan memicu kemarau lebih kering dengan risiko kekeringan serta karhutla yang meningkat.
Anthropic menghentikan evaluasi keamanan siber setelah menemukan tiga insiden Claude yang sempat mengakses internet dan sistem nyata saat pengujian
UBS Global Wealth Report 2026 mencatat kekayaan dunia tumbuh 10,8 persen pada 2025. Swiss masih menjadi negara dengan rata-rata kekayaan tertinggi.
Meta gelontorkan Rp2.617 triliun untuk bangun infrastruktur AI. Laba turun, saham sempat merosot. Visi personal superintelligence Zuckerberg harus dibayar mahal
Lansia berusia 70 tahun ditemukan meninggal di hotel kawasan Parangtritis, Bantul. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Daftar laptop baterai paling awet versi CNET: HP OmniBook 3 16 rekor 34 jam! Persaingan ketat antara Qualcomm, Intel, dan Apple. Simak selengkapnya di sini.