Ciptakan Semangat Kolaboratif Melalui Penanaman Mangrove
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Agenda bedah buku berjudul Generasi Emas Parenting untuk Masa Depan Indonesia yang digelar di Balai RW30, Pedukuhan Popongan, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Sleman, Selasa (15/10/2024). – Harian Jogja/David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku berjudul Generasi Emas Parenting untuk Masa Depan Indonesia. Acara berlangsung di Balai RW30, Pedukuhan Popongan, Kalurahan Sinduadi, kapanewon Mlati, Selasa (15/10/2024).
Anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai, mengatakan era globalisasi membuat dunia menjadi tanpa sekat. Persaingan pun tidak hanya melibatkan orang per orang dalam satu negara, tapi sudah melibatkan orang dari berbagai belahan dunia.
Di satu sisi, bangsa Indonesia memiliki visi menuju Indonesia Emas 2045 dengan memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki. Roadmap ini harus dipersiapkan mulai dari sekarang sehingga bisa mencetak generasi unggul dengan keterampilan dan keahlian yang tidak kalah dengan bangsa lain.
“Kemampuan bahasa, informasi teknologi dan keterampilan lainnya harus dikuasai agar tidak tertinggal atau tersisih dari persaingan yang semakin ketat di era global ini,” kata Anton saat menjadi pembicara bedah buku, Selasa.
Menurut dia, untuk mencetak generasi emas tidak hanya dilakukan dengan menyiapkan kesehatan jasmani maupun rohani pada anak. Pasalnya, kebiasaan yang baik juga harus ditularkan kepada anak-anak.
Salah satunya bisa dilakukan dengan mengajari anak untuk gemar membaca. Anton berpendapat dengan membaca, maka bisa menjadi kunci untuk memperkuat kecerdasan dan kepintaran pada anak karena pengetahuan yang dimiliki bisa terus bertambah. “Buku adalah gudang ilmu. Jadi, anak-anak harus dibiasakan membaca buku agar kecerdasan yang dimiliki terus bertambah,” katanya.
BACA JUGA: Tumpukan Sampah di Tepi Jalan Bermunculan di Kota Jogja, Kini Ada di Jembatan Juminahan
Kepala Bidang Pengelolaan Arsip Statis DPAD DIY, Rakhmat Sutopo, mengatakan program bedah buku terselenggara berkat kerja sama dengan DPRD DIY. Tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan minat baca di masyarakat.
Menurutnya, banyak manfaat yang diterima dari membaca buku. Pasalnya, pengetahuan yang dimiliki juga semakin luas karena buku menjadi jendela ilmu.
Diakuinya, upaya peningkatan minat baca tidak hanya melalui program bedah buku. DPAD DIY memiliki banyak program yang ada di kantor di Jalan Raya Janti di Kalurahan Wonocatur, Kapanewon Banguntapan, Bantul.
“Masyarakat bisa membaca atau meminjam buku. Selain itu, ada diorama tentang sejarah DIY serta ruang bercerita hingga bioskop enam dimensi yang bisa diakses pengunjung. Masyarakat juga bisa merestorasi arsip yang mulai rusak,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.