Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah Kedokteran Gigi
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Agenda pelatihan pengelolaan warisan dunia dengan fokus pada penerapan pendekatan Historic Urban Landscape (HUL) yang digelar BPKSF Disbud DIY, Rabu (16/10/2024). - Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
JOGJA—Badan Pengelola Kawasan Sumbu Filosofi (BPKSF) Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY menggelar pelatihan pengelolaan warisan dunia dengan fokus pada penerapan pendekatan Historic Urban Landscape (HUL).
HUL adalah pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan sejarah dalam perencanaan dan pengelolaan kawasan perkotaan. Pendekatan ini menekankan pentingnya menjaga keaslian dan karakter suatu kawasan dengan tetap memenuhi kebutuhan masyarakat modern.
Pelatihan intensif selama dua hari Rabu-Kamis (16-17/10/2024) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan dalam mengelola kawasan Sumbu Filosofi yang telah ditetapkan menjadi warisan dunia oleh UNESCO pada September 2023.
Kepala Disbud DIY, Dian Laksmi Pratiwi, menekankan pentingnya pelatihan ini. "Banyak hal baru yang perlu diketahui terkait dengan posisi dan status Sumbu Filosofi sebagai warisan dunia," ujarnya, Rabu.
Dian menjelaskan, pendekatan HUL yang menggabungkan pelestarian warisan budaya dengan perencanaan kota merupakan kunci dalam pengelolaan kawasan ini. "ke depan, pelestarian warisan budaya harus dikombinasikan dengan perencanaan dan perancangan tata kota," katanya.
Kepala BPKSF, Hendro Suprantoro menyampaikan pentingnya pelatihan HUL. "Penetapan Sumbu Filosofi sebagai warisan dunia diikuti dengan komitmen untuk mengelola kawasan ini secara berkelanjutan," kata Hendro.
BACA JUGA: Putusan MK Perintahkan Guru Honorer Harus Diprioritaskan Jadi PPPK
Menurutnya, Peraturan Gubernur DIY No. 2/2024 tentang Pengelolaan Warisan Dunia Sumbu Filosofi Yogyakarta telah mengamanatkan penggunaan pendekatan HUL dalam pengelolaan Sumbu Filosofi. Namun, ia mengakui bahwa pemahaman mengenai HUL di kalangan pemangku kepentingan masih perlu ditingkatkan. "Meskipun prinsip-prinsip HUL secara umum telah diterapkan, tapi belum ada kajian yang mengukur sejauh mana penerapannya," ujar Hendro.
Karena itu, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep HUL dan cara penerapannya dalam konteks perencanaan kota.
Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, diharapkan pengelolaan kawasan Sumbu Filosofi dapat semakin efektif dan berkelanjutan. Pendekatan HUL diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mengambil keputusan terkait pengembangan kawasan ini, sehingga nilai-nilai budaya dan sejarahnya tetap terjaga. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.