Nekat Naik Haji secara Ilegal, 3 WNI Digagalkan di Bandara YIA
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Ilustrasi halal./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Peneliti Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging, Fakultas Peternakan (Fapet) UGM, Christina Yuni Admantin mengembangkan terobosan baru alat deteksi cepat kandungan babi pada produk makanan olahan berbasis daging seperti bakso.
Alat yang diberi nama Porcine Detection Kit ini mampu mendeteksi secara cepat keberadaan kandungan babi dalam suatu makanan.
Menurut penjelasan Christina, alat ini mampu menampilkan hasil ada tidaknya kandungan bagi dalam hanya hitungan menit. "Dengan alat ini, kita dapat mendeteksi keberadaan kandungan babi dalam waktu singkat, hanya sekitar 5-10 menit," kata dosen yang akrab disapa Tina tersebut, Rabu (16/10/2024).
Penggunaan alat pendeteksi ini pun terbilang gampang dan praktis sehingga dapat dipakai berbagai kalangan masyarakat luas.
Adapun, prinsip pengujian dengan Porcine Detection Kit ini didasarkan pada prinsip imunokromatografi yang mirip dengan test pack kehamilan. Kit ini akan menunjukkan dua garis merah apabila suatu produk makanan terindikasi mengandung babi.
BACA JUGA: Peneliti Umumkan Penemuan Virus Baru di China Sebabkan Sakit Syaraf Menular lewat Kutu
Antigen dalam sampel yang diikat oleh antibodi sangat spesifik pada setrip uji, akan membentuk kompleks antigen-antibodi. Setrip uji juga mengandung pewarna untuk menandai mikropartikel antigen yang terikat oleh sampel antibodi. "Saat antigen babi berikatan dengan antibodi pada alat, akan muncul dua garis merah yang menunjukkan hasil positif. Prinsip kerjanya serupa dengan tes kehamilan," ucap Tina.
Tina dan timnya berencana melakukan penelitian lanjutan agar dapat memproduksi alat tersebut secara mandiri. Dengan begitu, diharapkan di kemudian hari alat ini dapat diproduksi secara massal dengan harga yang terjangkau sehingga bisa dimiliki masyarakat yang membutuhkannya.
"Kami berharap pengembangan alat ini dapat memberikan solusi cepat bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memastikan kehalalan produk makanan yang dikonsumsi.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.