Wisata Gunungkidul Meledak PAD Tembus Rp26 Miliar
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman berencana menyelenggarakan debat public yang diselenggarakan sebanyak tiga kali. Sebelum dilaksankaan akan dilakukan finalisasi berkaitan dengan tema debat untuk calon bupati dan wakil bupati.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan, debat untuk calon bupati dan wakil bupati diselenggarakan tiga kali. Rencananya debat pertama menghadirkan calon bupati diselenggarakan 27 Oktober dan debat kedua menghadirkan calon wakil bupati digelar pada 3 November 2024.
“Debat ketiga digelar 10 November dengan menghadirkan pasangan calon bupati dan wakil bupati,” kata Huda, Sabtu (19/10/2024).
BACA JUGA : Jadwal Debat Pilkada Sleman Berubah Tiga Kali
Dia menjelaskan, untuk kesukesan penyelenggaraan debat sudah ada koordinasi dengan panelis dan perwakilan pasngan calon guna membahas materi debat. Selain itu, juga telah melakukan uji public berkaitan dengan materi tersebut.
“Gambarannya sudah ada dan finalisasi tentang materi dirampungkan di 21 November. Kami akan menggelar pertemuan dengan panelis dan perwakilan paslon untuk merampungpan pembahasan sebelum debat perdana digelar,” katanya.
Huda menjelaskan, Gambaran tentang tema debat sudah dimiliki. Debat pertama tentang kesejahteraan rakyat dan infrastruktur.
Pelaksnaaan debat kedua akan membahas tentang insklusi sosial budaya dan ketahanan keluarga. Sedangkan di debat ketiga membahas masalah reformasi birokrasi dan pembangunan berkelanjutan.
“Sudah ada gambarannya, termasuk sub tema pembahasan yang disajikan dalam pelaksanaan debat. Yang jelas, kita segera rampungkan terkait dengan materi untuk debat,” katanya.
Huda menambahkan, untuk debat sempat mengalami perubahan waktu pelaksanaan hingga akhirnya disepakati digelar 27 Oktober, 3 dan 10 November 2024. “Yang jelas pelaksanaan dilaksanakan hari Minggu dan ini sudah pasti waktunya sehingga tinggal mempersiapkan kelancaran dalam pelaksanaan,” katanya.
BACA JUGA : Tugas Berat KPU Sleman dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024
Anggota KPU Sleman, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, mulai 25 September lalu sudah memasuki tahapan kampanye. Rencananya kampanye selesai pada 23 November 2024.
“Ada waktu kampanye selama 60 hari,” katanya.
Untuk pelaksanaan kampanye terdiri dari tiga, yakni rapat umum, pertemuan terbatas dan tatap muka. Untuk rapat umum, masing-masing pasangan calon hanya mendapatkan jatah satu kali, sedangkan kegiatan pertemuan terbatas dan tatap muka bisa dilakukan setiap hari.
“Ketentuan dalam kampanye sudah diatur dalam PKPU No.13/2024,” kata Aan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Pertamina tambah 1,5 juta tabung LPG 3 kg di Jateng dan DIY jelang Iduladha 2026, stok dipastikan aman.
Rekomendasi parfum Mine Perfumery 2026, aroma premium lokal dengan wangi tahan lama dan karakter elegan.
DIY menempati peringkat pertama nasional hasil TKA 2026 jenjang SD dan SMP dengan capaian nilai tertinggi nasional.
Cek jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026. Tarif Rp80.000, rute strategis, tanpa transit, solusi transportasi praktis.
Resep lempah iga sapi khas Bangka Belitung, olahan daging kurban segar, gurih, dan anti enek untuk Iduladha.