TPAS Wukirsari Terima 60 Ton Sampah per Hari, Organik Dominan
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman berencana menyelenggarakan debat public yang diselenggarakan sebanyak tiga kali. Sebelum dilaksankaan akan dilakukan finalisasi berkaitan dengan tema debat untuk calon bupati dan wakil bupati.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan, debat untuk calon bupati dan wakil bupati diselenggarakan tiga kali. Rencananya debat pertama menghadirkan calon bupati diselenggarakan 27 Oktober dan debat kedua menghadirkan calon wakil bupati digelar pada 3 November 2024.
“Debat ketiga digelar 10 November dengan menghadirkan pasangan calon bupati dan wakil bupati,” kata Huda, Sabtu (19/10/2024).
BACA JUGA : Jadwal Debat Pilkada Sleman Berubah Tiga Kali
Dia menjelaskan, untuk kesukesan penyelenggaraan debat sudah ada koordinasi dengan panelis dan perwakilan pasngan calon guna membahas materi debat. Selain itu, juga telah melakukan uji public berkaitan dengan materi tersebut.
“Gambarannya sudah ada dan finalisasi tentang materi dirampungkan di 21 November. Kami akan menggelar pertemuan dengan panelis dan perwakilan paslon untuk merampungpan pembahasan sebelum debat perdana digelar,” katanya.
Huda menjelaskan, Gambaran tentang tema debat sudah dimiliki. Debat pertama tentang kesejahteraan rakyat dan infrastruktur.
Pelaksnaaan debat kedua akan membahas tentang insklusi sosial budaya dan ketahanan keluarga. Sedangkan di debat ketiga membahas masalah reformasi birokrasi dan pembangunan berkelanjutan.
“Sudah ada gambarannya, termasuk sub tema pembahasan yang disajikan dalam pelaksanaan debat. Yang jelas, kita segera rampungkan terkait dengan materi untuk debat,” katanya.
Huda menambahkan, untuk debat sempat mengalami perubahan waktu pelaksanaan hingga akhirnya disepakati digelar 27 Oktober, 3 dan 10 November 2024. “Yang jelas pelaksanaan dilaksanakan hari Minggu dan ini sudah pasti waktunya sehingga tinggal mempersiapkan kelancaran dalam pelaksanaan,” katanya.
BACA JUGA : Tugas Berat KPU Sleman dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024
Anggota KPU Sleman, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilihan, Noor Aan Muhlishoh mengatakan, mulai 25 September lalu sudah memasuki tahapan kampanye. Rencananya kampanye selesai pada 23 November 2024.
“Ada waktu kampanye selama 60 hari,” katanya.
Untuk pelaksanaan kampanye terdiri dari tiga, yakni rapat umum, pertemuan terbatas dan tatap muka. Untuk rapat umum, masing-masing pasangan calon hanya mendapatkan jatah satu kali, sedangkan kegiatan pertemuan terbatas dan tatap muka bisa dilakukan setiap hari.
“Ketentuan dalam kampanye sudah diatur dalam PKPU No.13/2024,” kata Aan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Atlet muda sepatu roda Indonesia meraih satu emas dan satu perunggu pada Saitama Inline Freestyle Asia Cup 2026 di Jepang.
Bek PSIM Jogja Yusaku Yamadera menyebut laga melawan Aston Villa bersama Indonesia All Stars menjadi salah satu momen terbaik dalam kariernya.
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
Top Ten News Harianjogja.com 4 Agustus 2026 memuat berita kemarau, pendidikan, bansos beras, KAI, Timnas Indonesia, hingga fenomena langit.
Pakar UGM mengungkap slow jogging dapat mengaktifkan vagus nerve yang membantu menjaga kesehatan mental, menurunkan risiko depresi, dan menyehatkan tubuh.