The Temple of Champions Hadir di Candi Prambanan November 2026
The Temple of Champions digelar di Candi Prambanan pada 7 November 2026, menghadirkan pertandingan tinju perebutan sabuk WBC Asia.
Suasana pelatihan heritage impact assessment (HIA) yang digelar BPKSF Disbud DIY, Rabu (23/10/2024). - ist
JOGJA–Balai Pengelola Kawasan Sumbu Filosofi Dinas Kebudayaan (BPKSF Disbud) terus berkomitmen dalam menjaga kelestarian warisan budayanya, khususnya Sumbu Filosofi yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan dunia.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, BPKSF Disbud DIY menyelenggarakan pelatihan heritage impact assessment (HIA) selama dua hari, yaitu pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2024 yang diikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemda DIY dan Keraton Yogyakarta.
Sekretaris Disbud DIY Cahyo Hidayat menyampaikan bahwa penetapan Sumbu Filosofi oleh UNESCO merupakan sebuah pengakuan atas upaya Jogja dalam melestarikan nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya.
Namun, dengan eratnya kaitan antara Sumbu Filosofi dengan pembangunan, maka diperlukan upaya pelestarian atribut-atributnya melalui analisis dampak terhadap warisan budaya atau HIA.
BACA JUGA: Warga Kulonprogo Keluhkan Harga Daging Ayam Terus Melambung
"Penerapan HIA merupakan salah satu dari tujuh rekomendasi UNESCO. Artinya, persiapan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kapasitas menjadi bagian penting yang harus dikuatkan. Melalui pelatihan ini, diharapkan pemahaman mengenai penerapan HIA dapat semakin mendalam sehingga dapat menjaga kelestarian Sumbu Filosofi," ujar Cahyo, Rabu (23/10/2024).
Lebih lanjut, Cahyo menjelaskan bahwa upaya untuk memperkuat penerapan HIA di DIY telah dilakukan secara bertahap. Sebelumnya, Disbud DIY telah menyusun analisis dampak terhadap warisan budaya, menetapkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 44/2022 tentang Analisis Dampak pada Warisan Budaya, serta menyelenggarakan pelatihan HIA pada 2023.
"Pada tahun ini, pelatihan HIA difokuskan kepada OPD Pemda DIY, Keraton Yogyakarta, Ikatan Tenaga Ahli Profesi, dan pihak ketiga. Materi pelatihan mencakup tahapan analisis dampak pada cagar budaya, analisis data, dan strategi mitigasi. Dengan demikian, diharapkan peserta pelatihan dapat menerapkan HIA secara efektif dalam setiap kegiatan pembangunan yang berpotensi berdampak pada warisan budaya," katanya.
Adapun tujuan utama dari pelatihan HIA ini adalah untuk meningkatkan kapasitas para peserta dalam melakukan analisis dampak terhadap warisan budaya, khususnya dalam konteks pelestarian Sumbu Filosofi Jogja. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta sinergi antara pembangunan dan pelestarian warisan budaya.
BPKSF Disbud DIY berharap dengan semakin banyaknya pihak yang memahami dan menerapkan HIA, maka pelestarian Sumbu Filosofi Jogja dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, diharapkan juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian warisan budaya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
The Temple of Champions digelar di Candi Prambanan pada 7 November 2026, menghadirkan pertandingan tinju perebutan sabuk WBC Asia.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.