Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 23 Mei 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Sabtu 23 Mei 2026 hadir di Kecamatan Rongkop dan Pasar Argosari Wonosari.
Sebanyak 11 perguruan penerima Beasiswa Pertamina Sobat Bumi (SoBI) mendeklarasikan keberlanjutan program tersebut. Program beasiswa ini dinilai dapat meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 11 perguruan penerima Beasiswa Pertamina Sobat Bumi (SoBI) mendeklarasikan keberlanjutan program tersebut. Program beasiswa ini dinilai dapat meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah sosial ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Deklarasi keberlanjutan program itu digela melalaui kegiatan cross visit DEB SoBI edisi kedua yang digelar di Jogja melibatkan 11 perwakilan mitra perguruan tinggi Beasiswa SoBI dari Sumatra hingga Papua. Sebanyak 11 kampus itu antara lain Universitas Brawijaya, Politeknik Negeri FakFak, Universitas Islam Riau, Universitas Pattimura, Universitas Riau, Institut Teknologi Kalimantan, Politeknik Negeri Kupang, Universitas Syiah Kuala, dan STT Migas Balikpapan, STAI Sulthan Syarif Hasyim Siak dan Universitas Pasir Pengaraian.
BACA JUGA : Eks Komisaris Pertamina Edy Hermantoro Dipanggil KPK Sebagai Saksi Korupsi
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni UGM Arie Sujito mengatakan program DEB SoBI mampu mendorong habituasi untuk mempraktikkan nilai sustainability. Melalui program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi yang dilakukan penerima beasiswa, baik mahasiswa, generasi muda menjadi lebih peka terhadap permasalahan masyarakat, isu lingkungan dan energi.
"Dari kepekaan tersebut, akan terbentuk habituasi untuk mempraktikkan sustainability dalam kehidupan sehari-hari. Ini menjadi ajang diseminasi pengetahuan, membangun engagement antara korporasi, perguruan tinggi dan masyarakat,” katanya Sabtu (26/10/2024).
Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari menambahkan DEB SoBI merupakan green initiative mendukung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan unggulan Pertamina, Desa Energi Berdikari (DEB). Hal ini wajib dilaksanakan oleh para penerima Beasiswa SoBI setiap tahun. Bersama perguruan tinggi, ia memastikan poin-poin dalam program DEB SoBI dapat terpenuhi, antara lain poin-poin kebermanfaatan EBT untuk perekonomian masyarakat, keandalan, dan keterjangkauan energi, kelembagaan dan keterikatan desa.
"Kami sebagai perpanjangan CSR Pertamina bersama mitra perguruan tinggi menginisiasi program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi tahun 2023 terbentuk 24 DEB SoBI, sementara untuk 2024, targetnya adalah 16 desa baru yang mengedepankan pemenuhan Energy, Environment, Education, dan Economy,” katanya.
“Kami berkomitmen untuk melanjutkan program DEB SoBI demi kemandirian ekonomi desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memanfaatkan energi baru terbarukan,” tulis Jusmawandi selaku Dosen Teknik Sipil sekaligus m
Mentor dari program DEB SoBI Politeknik Negeri FakFak Jusmawandi menilai program ini mampu membantu Pertamina dalam mewujudkan energi bersih untuk pertumbuhan ekonomi dan penanganan perubahan iklim. Penerima beasiswa menjadi agen sustainable development goals (SDGs) dengan mewujudkan energi bersih untuk pertumbuhan ekonomi dan penanganan perubahan iklim.
"Saya yakin, penerima beasiswa akan menjadi SDM yang unggul di dunia kerja karena sudah memiliki skillset, exposure, dan experience bertemu serta memberdayakan masyarakat, memetakan permasalahan mereka dengan tujuan menghasilkan solusi berkelanjutan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Sabtu 23 Mei 2026 hadir di Kecamatan Rongkop dan Pasar Argosari Wonosari.
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.
Tren wisata 2026 berubah, turis kini cari pengalaman emosional, healing, dan perjalanan bermakna ke Jepang, Korea, hingga China.