Pilur Gunungkidul 2026, 31 Kalurahan Segera Bentuk Panitia Pemilihan
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Dua unit bus sekolah terparkir di halaman Dinas Perhubungan Sleman. rencananya moda transportasi ini mulai beroperasi di awal November. Kamis (31/10/2024)Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan Sleman mulai 4 November 2024 akan mengoperasikan dua unit bus sekolah. Diharapkan dengan adanya moda transportasi ini dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan para pelajar.
Kepala Seksi Keselamatan Transportasi, Dinas Perhubungan Sleman, Rosalyna Setia Wardhani mengatakan, program bus sekolah yang dijalankan diberinama Layanan Sistem Transportasi Bus Sekolah Layak Anak Sleman (Sibulan). Rencananya pengoperasian dimulai Senin (4/11/2024) dengan menerjunkan dua unit bus ukuran sedang.
Menurut dia, persiapan pengoperasian telah dilakukan sehingga tinggal melaunching program bus sekolah ini. Untuk kelancaran juga sudah dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah maupun dinas Pendidikan.
“Layanan diberikan secara gratis dan kami juga sudah menyiapkan rute operasi bus sekolah di Sleman. Mudah-mudahan program dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Rosa menambahkan, layanan bus sekolah yang diberikan sebagai bentuk komitmen dari pemkab untuk akomodasi anak-anak sekolah saat berangkat maupun pulang. Di sisi lain, fasilitas ini juga sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar.
Meski tidak menyebut jumlah, Rosa mengakui kecelakaan melibatkan pelajar harus ditekan. “Makanya kami sediakan layanan bus sekolah secara gratis agar pelajar mudah mendapatkan akses pulang pergi ke sekolah dengan aman karena tidak perlu membawa kendaraan sendiri,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana. Menurut dia, untuk mengurangi risiko kecelakan melibatkan anak sekolah, tapi juga sebagai upaya membiasakan anak-anak menggunakan moda transportasi massal.
“Masih ada, tapi moda trasnportasi massal sudah jarang dan tidak seramai zaman dulu. Saat ini, lebih banyak yang menggunakan kendaraan pribadi,” katanya.
Rencananya bus ini beroperasi pada pagi dan sore mulai dari Senin-Jumat. Untuk pagi berangkat mulai pukul 05.30-07.00 WIB. “Untuk kepulangan pada Senin-Kamis mulai pukul 15.30-16.30 WIB. Sedangkan Jumat mulai pukul 15.00-16.00 WIB dan Sabtu libur karena anak sekolah hanya berlansung lima hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.
Kecelakaan bus dan truk di Tol Cipali Cirebon menyebabkan satu penumpang tewas dan dua lainnya luka-luka pada Sabtu dini hari.
Pertamina memastikan isu larangan Pertalite untuk merek kendaraan tertentu mulai 1 Juni 2026 adalah hoaks dan tidak benar.
Kemenhub memperketat ramp check bus AKAP jelang libur Iduladha 2026 untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.