Danantara Kaji Akuisisi Sritex atau Bangun Pabrik Tekstil Baru
Danantara mengkaji akuisisi perusahaan atau pembangunan pabrik baru untuk memperkuat industri tekstil dan membuka lapangan kerja di Indonesia.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul memaksimalkan peran tim khusus penanggulangan peredaran minuman keras dalam peningkatan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol tersebut di wilayah hukum kabupaten setempat.
"Untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal, kami memaksimalkan tim khusus penanggulangan peredaran minuman keras. Ini untuk mengantisipasi modus baru dalam penjualan minuman beralkohol di luar syarat ketentuan, seperti penjualan secara daring," kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana di Bantul, Minggu (3/11/2024).
Menurut dia, tim khusus akan terus bersinergi dengan Pemkab Bantul serta pemangku kepentingan lainnya dalam melakukan pengawasan dan evaluasi setelah beberapa waktu lalu melakukan penindakan terhadap outlet penjual minuman keras tidak berizin.
Dikatakan pula bahwa hal tersebut agar jangan sampai setelah penertiban terhadap tempat usaha ilegal, masih ditemukan layanan penjualan minuman beralkohol secara daring, termasuk sistem layanan antar atau delivery service. "Kami juga akan meningkatkan patroli siber guna mengantisipasi penjualan minuman keras via online," kata Jeffry.
BACA JUGA: Satpol PP DIY Gencarkan Razia Miras Ilegal Melibatkan Masyarakat
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa Polres Bantul dan jajarannya akan meningkatkan razia minuman keras di berbagai wilayah untuk memberantas peredaran barang tersebut di daerah ini.
"Kami tingkatkan razia minuman keras di Bantul dengan berkoordinasi dengan pihak terkait. Meskipun sudah ada penutupan, kami terus melakukan operasi guna meminimalisasi penjual-penjual tanpa toko ataupun via online," katanya.
Dengan demikian, dia berharap tidak ada lagi tempat usaha penjualan minuman beralkohol yang tidak sesuai dengan aturan, baik Peraturan Daerah (Perda) Bantul maupun Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag).
Berdasarkan Instruksi Gubernur DIY No. 5/2024 tentang Optimalisasi Pengawasan Minuman Keras, bahwa peredaran minuman keras tidak dilakukan di tempat yang dilarang dan tidak melanggar jarak minimum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Pelaku usaha juga dilarang menjual minuman keras kepada konsumen yang berusia kurang dari 21 tahun, serta dilarang menjual secara daring, termasuk di dalamnya dilarang dengan sistem layanan antar atau delivery service.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Danantara mengkaji akuisisi perusahaan atau pembangunan pabrik baru untuk memperkuat industri tekstil dan membuka lapangan kerja di Indonesia.
Kemnaker memverifikasi mitra Magang Nasional Batch 3 hingga 30 Oktober 2026. Simak jadwal lowongan, pendaftaran, seleksi, dan mulai magang.
Pemkab Sleman mengimbau orang tua mengawasi anak agar tetap belajar dan tidak terlibat mobilisasi massa menjelang isu demo 28 Oktober 2026.
Arsitektur bukan sekadar persoalan bentuk dan tampilan bangunan. Cara seseorang bergerak, memperhatikan lingkungan, hingga merasakan suasana dalam sebuah ruang
Mahasiswa UJB dan UNY mempelajari pengolahan sampah plastik residu menjadi bahan bakar cair dan briket di Bank Sampah Berlian 08, Tompeyan, Jogja.
Cek daftar harga BBM 28 Oktober 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR. Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, ini harga lengkapnya.