Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Foto ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Rahmatullah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Di tengah gelombang pemutusan hak kerja (PHK), Pemkab Kulonprogo terus berupaya memfasilitasi warganya dalam penyaluran kerja. Terbaru, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memfasilitasi seleksi kerja pada puluhan warga Bumi Binangun untuk bekerja di sebuah perusahaan lokal.
Staf fungsional pengantar kerja ahli muda Disnakertrans Kulonprogo, Esti Rohana menjelaskan fasilitasi penyaluran kerja ini akan terus diupayakan pihaknya. Ia menyebut penyaluran dilakukan pada beberapa kategori, yaitu antar kerja lokal, antar kerja daerah, hingga antarkerja lintas daerah.
Fasilitasi penyaluran kerja ini, jelas Esti, disesuaikan dengan minat, bakat serta kemampuan dari pencari kerja. "Awal bulan ini kami memfasilitasi 83 warga kami untuk bekerja di PT. Ameya Livingstyle Indonesia," jelasnya.
Esti menerangkan kerja sama dengan sejumlah perusahaan juga sudah dilakukan dalam penyaluran kerja warga Kulonprogo tersebut. "Kami sangat terbuka dengan kerja sama seperti itu, semaksimal mungkin perusahan yang menawarkan kerja sama lowongan pekerjaan akan kami fasilitasi agar masyarakat juga bisa terserap ke lapangan kerja secara maksimal," ujar dia.
Layanan fasilitasi penyaluran kerja ini, lanjut Esti, tidak dipungut biaya sepeser alias gratis. "Baik kepada perusahaan maupun kepada masyarakat yang melamar kerja, selama saling kerja sama dan koordinasi dengan baik seluruhnya gratis," kata dia.
Sementara Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Bambang Sutrisno menyebut pihaknya secara maksimal mengupayakan penyerapan tenaga kerja dari Kulonprogo maksimal untuk mengurangi angka pengangguran. "Di tengah situasi ini justru upaya itu makain kami geliatkan agar angka pengangguran dapat terus ditekan," ujarnya.
Bambang menerangkan upaya untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja juga terus diupayakan melalui UPT Balai Latihan Kerja. "Terbaru kami menyelesaikan pelatihan keterampilan dengan SMAN 1 Temon, agar usia produktif calon tenaga kerja ini kedepan memiliki bekal masuk industri," ucap dia.
Upaya menjaga kestabilan perusahaan-perusahaan di Kulonprogo agar tidak melakukan PHK, jelas Bambang, juga terus dilakukan. Terutama dengan koordinasi dan pemantauan agar produktifitas lapangan kerja ini juga maksimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.