Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026
Transformasi BUMN di Bawah Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026
Cabup dan Cawabup Sleman Harda Kiswaya-Danang Maharsa saatdebat terakhir Pilkada Sleman 2024, yang disiarkan secara langsung dari TVRI Yogyakarta pada Selasa (12/11/2024) malam. (FOTO: Tangkapan layar TVRI)
SLEMAN -Calon Bupati Sleman, Harda Kiswaya memaparkan visi dan rencana strategisnya untuk mendorong kemajuan daerah melalui Program Dana Pembangunan Padukuhan, yang akan diluncurkan jika dirinya terpilih sebagai Bupati Sleman.
Dalam pelaksanaannya, program Harda Kiswaya ini akan menawarkan bantuan dana sebesar Rp 50 juta untuk setiap padukuhan per tahun. Dana tersebut akan dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan fasilitas-fasilitas lokal yang dibutuhkan masyarakat.
"Dengan program ini, setiap padukuhan dapat menentukan sendiri sektor pembangunan yang perlu diperkuat, apakah itu infrastruktur, fasilitas kesehatan, pariwisata, UMKM, atau sarana umum lainnya yang mendukung kehidupan masyarakat," ujarnya.
Program Dana Pembangunan Padukuhan ini diuraikan oleh Harda bersama Calon Wakil Bupati Danang Maharsa saat mengikuti debat terakhir Pilkada Sleman 2024, yang disiarkan secara langsung dari TVRI Yogyakarta pada Selasa (12/11/2024) malam.
"Program ini diusung sebagai bentuk komitmen Harda-Danang untuk memajukan pembangunan di tingkat padukuhan atau dusun, sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur dan fasilitas yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat," tegas mantan Sekda Sleman ini.
BACA JUGA: Pilkada Sleman 2024, Harda-Danang Siap Bangun TPST dan Jalankan Pemerintahan Bebas KKN
Harda menjelaskan bahwa melalui program ini, setiap padukuhan nantinya akan diberikan keleluasaan untuk menentukan sektor-sektor pembangunan yang perlu diperkuat, sesuai dengan kebutuhan setempat.
Harda menambahkan bahwa program Dana Pembangunan Padukuhan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan visi Harda-Danang yakni Sleman Baru yang lebih sejahtera dan maju.
Harda menuturkan, program ini merupakan bagian dari 17 program prioritas pasangan calon Harda Kiswaya dan Danang Maharsa dalam Pilkada Sleman 2024, yang dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Harda berharap bahwa melalui alokasi dana ini, setiap padukuhan dapat membangun dan memperbaiki fasilitas yang relevan bagi warganya, sehingga tercipta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sleman.
Lebih lanjut, Harda mengungkapkan harapannya agar program Dana Pembangunan Padukuhan ini mampu memberikan keleluasaan bagi setiap padukuhan untuk menetapkan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Ia juga berharap, dengan adanya kebebasan tersebut, masyarakat dapat lebih merasakan manfaat dari setiap pembangunan yang dilakukan, karena program ini dirancang untuk memberikan dampak positif secara langsung pada taraf hidup warga Sleman. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi BUMN di Bawah Danantara Perkuat Layanan Publik, Telkomsel Tumbuh Sehat di Semester I 2026
KPDI ke-17 di UMY mendorong transformasi perpustakaan menghadapi era AI melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan literasi informasi.
Empat SPPG MBG di Sleman berstatus suspend per 3 Agustus 2026. Tiga menjalani renovasi, satu terkendala administrasi.
Residivis pencurian kembali ditangkap usai mencuri tas pengunjung swalayan di Jogja. Polisi mengungkap kerugian korban mencapai Rp4,8 juta.
Pengamat menilai target swasembada gula tidak cukup dicapai dengan mewajibkan industri rafinasi memiliki kebun tebu. Reformasi industri dinilai lebih penting.
Permintaan darah untuk pasien di RSUD Kota Jogja kini tak lagi mengandalkan proses manual. Rumah sakit tersebut menerapkan Sistem Informasi Digital Order Bank