Jelang Pertandingan Hadapi Persik Kediri, PSS Sleman Pilih Latihan di Surabaya
PSS Sleman bertahan di Surabaya untuk memaksimalkan pemulihan dan latihan sebelum menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026).
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com. SLEMAN—Teka-teki penemuan mayat pria tanpa identitas di barat Simpang Kentungan, tepatnya di pinggir Jl. Padjajaran atau yang juga dikenal sebagai jalan Ring Road utara, mulai terkuak. Pria yang selanjutnya diidentifikasi bernisial S, 45, warga Ngaglik tersebut diduga jadi korban tabrak lari.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol. Yuswanto Ardi mengatakan polisi berhasil membekuk dua orang terduga pelaku insiden tabrak lari tersebut. Keduanya merupakan warga Bantul, terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan. Kedua terduga pelaku ditangkap di rumahnya di Pleret, Bantul. "Jadi saya tegaskan bahwa penemuan jenazah yang ada pada hari kemarin itu merupakan peristiwa tabrak lari. Telah kami amankan dua orang," kata Ardi, Jumat (15/11/2024).
Polisi, kata Ardi, masih mendalami kronologi dan modus kedua terduga pelaku dalam insiden ini. Termasuk alasan keduanya tidak menolong dan meninggalkan korban begitu saja di lokasi kejadian. "Nanti kami dalami terkait dengan modusnya apa kemudian mereka kenapa tidak memberikan pertolongan kepada korban yang jelas," ujar dia.
Soal kronologi kejadian, Ardi membocorkan jika kedua pelaku yang mengendarai mobil dalam dugaan insiden tabrak lari ini. Mobil yang diduga digunakan saat kecelakaan juga telah diamankan. "Ini masih dalam proses penyidikan yang pasti mereka mengendarai kendaraan roda empat mobil ya, mobil juga sudah kita amankan," ujar dia.
BACA JUGA: Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Ring Road Kentungan, Ada Luka di Kepala
Dari mobil tersebut, polisi menemukan tanda-tanda kerusakan yang diduga berkaitan dengan insiden tabrak lari. "Mobil sudah ditemukan kesesuaian dengan peristiwa yang ada, bumper-nya rusak kacanya pecah begitu dan ini sudah bisa kami pastikan adalah tabrak lari," tegasnya.
Dugaan jenazah merupakan korban tabrak lari diperkuat dengan keluarnya hasil autopsi yang mengemukakan bila penyebab kematian korban adalah hantaman keras di bagian kepala. Jenazah selanjutnya telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. "Penyebab kematian akan akibat hantaman keras pada kepala bagian belakang sebelah kiri," ungkapnya.
Di sisi lain, korban S warga Ngaglik menurut keterangan keluarga yang dihimpun polisi punya kebiasaan jalan-jalan saat dini hari. Korban berjalan-jalan sambil mencari mesjid untuk melaksanakan Salat Subuh. Rutinitas ini tampaknya sesuai dengan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian di mana korban masih terlihat sehat saat berjalan di tepi jalan Ring Road. "Peristiwa itu diperkirakan di sekitar pukul 04.15 WIB karena kami menemukan rekaman CCTV di pukul 04.00 WIB korban masih sehat walafiat berjalan di tepi Jalan ring road utara," terang Ardi.
Pada kasus ini Ardi telah meminta jajarannya untuk tegas menyematkan pasal berlapis kepada para kedua terduga pelaku. Kedua terduga terancam pasal berlapis tentang kecelakaan, tidak memberikan pertolongan kepada korban hingga pasal terkait aksi keduanya yang melarikan diri dari lokasi kejadian.
Diberitakan sebelumnya, sesosok pria tanpa identitas ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di barat Simpang Kentungan, tepatnya di pinggir Jl. Padjajaran atau yang juga dikenal sebagai Ring Road Utara. Saat ditemukan terdapat luka pada mayat korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman bertahan di Surabaya untuk memaksimalkan pemulihan dan latihan sebelum menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026).
Veda Ega Pratama finis ke-16 pada practice Moto3 Australia 2026. Alvaro Carpe tercepat, sedangkan Veda harus berjuang lewat Q1.
Mario Aji finis ke-12 pada practice Moto2 Australia 2026 di Phillip Island. Izan Guevara menjadi pembalap tercepat.
Cek bantuan PKH dan PIP 2026 untuk anak, nominal, jadwal pengusulan, syarat penerima, dan cara mengecek status melalui situs resmi.
Persib Bandung menempati peringkat ketiga ASEAN versi Opta dengan rating 74,2. Simak posisi Persija, Borneo FC, dan klub Indonesia lainnya.
Ganti kartu SIM saat HP menyala bisa dilakukan pada banyak ponsel. Simak risiko, langkah aman, dan hal yang perlu diperhatikan.