Pieter Huistra Sampaikan Duka, Berharap Tragedi Suporter Tak Terulang
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra berduka atas kecelakaan yang menewaskan empat suporter saat perjalanan menuju Surabaya.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY menyiapkan pengamanan berlapis untuk mengawal lima agenda penyampaian aspirasi yang digelar sejumlah elemen mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (20/10/2026). Sebagian besar kegiatan tersebut dipusatkan di tiga lokasi, yakni Kantor DPRD DIY, Titik Nol Kilometer, dan kawasan Abu Bakar Ali.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan, berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima kepolisian, terdapat lima kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung hari ini.
"Antara lain dari forum BEM DIY, kemudian juga dari aliansi UMY Bergerak, dari UII Bergerak, kemudian juga dari Gelora, HMI MPO Cabang Yogyakarta, kemudian juga dari BEM Nusantara DIY dan PMII DIY," terang Ihsan dalam rilis video pada Selasa (20/10/2026).
Tiga Lokasi Jadi Pusat Aksi Mahasiswa di DIY
Ihsan menjelaskan, sebagian besar massa aksi dijadwalkan bergerak menuju tiga titik, yaitu Kantor DPRD DIY, Titik Nol Kilometer, dan kawasan Abu Bakar Ali.
"Untuk lokasi kegiatan penyampaian aspirasi terbagi sebagian besar di tiga tempat. Yang pertama sebagian besar massa akan bergerak ke kawasan DPRD DIY, kemudian juga Titik Nol Kilometer Yogyakarta dan juga di kawasan Abu Bakar Ali," tandasnya.
Untuk mengantisipasi kegiatan yang berlangsung serentak tersebut, Polda DIY telah menyusun rencana pengamanan dengan menyiapkan personel dalam beberapa lapisan.
Pengamanan dilakukan sejak massa berangkat, selama perjalanan menuju lokasi, hingga kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung. Langkah tersebut ditujukan agar seluruh rangkaian aksi berjalan aman, lancar, dan terkendali.
"Polda DIY telah membuat rencana pengamanan dan menyiapkan personel yang cukup dan berlapis untuk mengamankan semua titik-titik aksi mulai dari keberangkatan, pada saat di jalan dan tentunya di lokasi kegiatan penyampaian aspirasi. Harapannya agar semuanya dapat berjalan dengan aman, lancar dan terkendali," tuturnya.
Polisi Pantau Aksi dari Command Center
Selain menyiagakan personel di lokasi, kepolisian juga memantau kegiatan penyampaian aspirasi dalam momentum dua tahun pemerintahan melalui ruang Command Center Polda DIY.
Polda DIY turut mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Massa juga diminta menghormati hak pengguna jalan lain selama kegiatan berlangsung.
"Polda DIY menegaskan komitmennya untuk menjamin dan mengawal seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi hari ini dengan mengedepankan pendekatan humanis," tandas Ihsan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra berduka atas kecelakaan yang menewaskan empat suporter saat perjalanan menuju Surabaya.
Pemerintah memperpanjang tenggat wajib halal hingga 17 Oktober 2028. Pengusaha menyoroti kesiapan UMKM, biaya sertifikasi, dan edukasi.
Pengangguran DIY mencapai 70.560 orang pada Mei 2026. DPRD DIY mendorong sinergi sekolah dan industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan.
Mahasiswa UMY, UII, UGM, dan HMI berunjuk rasa di DPRD DIY, Malioboro, untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
BPBD Sleman memperkuat mitigasi bencana Merapi melalui perbaikan jalur evakuasi, penambahan EWS, edukasi warga, dan simulasi rutin.