Hasil Final Pegadaian Championship PSS vs Garudayaksa: Skor 2-2
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) DIY atau penganut penghayat kepercayaan menggelar doa bersama di Pendapa Dinas Kebudayaan DIY, Jumat (15/11/2024) malam. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) DIY atau penganut penghayat kepercayaan menggelar doa bersama di Pendapa Dinas Kebudayaan DIY, Jumat (15/11/2024) malam. Doa tersebut digelar dengan harapan keselamatan dan keharmonisan lingkungan DIY pada tahun-tahun mendatang setelah pelantikan presiden, termasuk menyampaikan harapan agar Pilkada serentak di DIY bisa berjalan lancar dan aman.
Sekretaris Dinas Kebudayaan DIY Cahyo Widayat mengatakan kegiatan tersebut memfasilitasi penghayat kepercayaan di DIY yang menggelar doa bersama. Khususnya harapan pelaksanaan Pilkada di wilayah DIY bisa berjalan lancar tapa ada halangan dan bisa menghasilkan kepala daerah yang terbaik untuk semua warganya. Doa juga menyampaikan harapan usai pelantikan Presiden sehingga Indonesia ke depan menjadi lebih baik.
BACA JUGA : Ini Cara Calon Wali Kota Wujudkan Iklim Inklusivitas di Kota Jogja
"Tentu setelah Pilkada harapannya terbentuk pemerintahan di kabupaten kota yang dapat mbawa kemajuan, kesejateraan bagi warga DIY. Intinya harapan tentang keselamatan dan keharmonisan untuk tahun-tahun yang akan datang," katanya.
Ketua Presidium Bambang Purnomo mengapresiasi Pemda DIY melalui Dinas Kebudayaan DIY yang sudah memberikan ruang bagi penghayat kepercayaan. Saat ini warga berstatus penghayat kepercayaan ada di lima kabupaten dan kota seluruh DIY. Oleh karena itu dalam doa bersama juga menyampaikan harapan agar Pilkada bisa berjalan lancar dan membawa dampak pada kesejahteraan masyarakat.
"Sehingga kami turut mendoakan agar proses pilkada ini berjalan lancar, selain itu sebagai wujud syukur kami karena negara sudah memperhatikan kami penghayat kepercayaan," ujarnya.
Adapun Cahyo Widayat juga menuturkan kegiatan itu menjadi salah satu wadah komunikasi antara instansi pemerintahan terkait dengan penghayat kepercayaan bertujuan untuk terciptanya sinergitas kemitraan dalam hal pelestarian kebudayaan. Dari sisi pemerintahan ia berharap dapat menjalin kerja sama dan mewadahi aspirasi organisasi penghayat kepercayaan.
"Disbud DIY bersama Bakor Pakem [Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan] MLKI dan beberapa instansi bisa berdampingan dengan penghayat kepercayaan dalam melestarikan dan mengembangkan adat tradisi di DIY," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.