Pemberdayaan UMKM melalui Inovasi Pengolahan Nanas hingga Pengemasan
Potensi produksi nanas yang cukup melimpah di sekitar Desa Lembeng, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menjadi peluang
RSJ Grhasia menyelenggarakan Lomba Mewarnai dan Bazar Kesehatan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS), HUT RSJ Grhasia ke-86 dan Hari Kesehatan Nasional pada Sabtu (16/11) di RSJ Grhasia./ Harian Jogja - Catur Dwi Janati
SLEMAN—Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (HKJS), HUT RSJ Grhasia ke-86 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN), RSJ Grhasia menyelenggarakan Lomba Mewarnai dan Bazar Kesehatan.
Kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan berbagai layanan kesehatan di RSJ Grhasia yang tak hanya punya layanan kejiwaan tetapi juga punya berbagai layanan kesehatan umum untuk masyarakat.
Wakil Direktur Pelayanan RSJ Grhasia, dr. Tri Sunu Handayani mengatakan HKN tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya.
Jika biasanya kegiatan HKN menyasar kalangan orang dewasa, tahun ini RSJ Grhasia ingin merambah ke kalangan anak-anak dalam peringatan HKN 2024. Alasannya jelas, anak-anak akan menjadi penerus bangsa nantinya sehingga tumbuh kembangnya perlu dikawal sejak dini. "Kita sekarang menyasarnya adalah anak-anak yang nantinya akan menjadi penerus-penerus kita. Bahwa dari mereka itu, dari mulai sejak usia yang awal kita sudah mulai melakukan skrining kesehatannya secara fisik maupun jiwanya," kata Sunu pada Sabtu (16/11/2024).
BACA JUGA: Akses Layanan Kesehatan Semakin Mudah dengan Aplikasi RS Jogja Mobile
Sebagai penutup dari serangkaian kegiatan HKJS, HUT RSJ Grhasia dan HKN, sejumlah kegiatan sarat akan edukasi kesehatan anak digelar. RSJ Grhasia menggelar lomba mewarnai untuk anak sekaligus bazar kesehatan. Dalam bazar kesehatan ini RSJ Grhasia menyiapkan stan fisioterapi untuk anak, stan psikologi, stan tumbuh kembang anak hingga stan gizi.
Berbagai stan yang ada juga menjadi media mengenalkan layanan RSJ Grhasia ke masyarakat. Kendati selama ini dikenal dengan pusat layanan kejiwaannya, lebih dari RSJ Grhasia juga punya berbagai layanan kesehatan umum bagi masyarakat, termasuk untuk anak-anak."Kami mengenalkan juga pelayanan yang ada RSJ Grhasia. Mulai dari dokter spesialis anak, pelayanan untuk konsultasi gizi, kita punya layanan fisioterapi, kita punya layanan rehabilitasi medis kemudian dokter spesialis," ujarnya.
RSJ Grhasia lanjut Sunu juga memiliki layanan psikolog untuk anak. Bahkan bila diperlukan penanganan lebih lanjut RSJ Grhasia juga punya layanan psikiater anak dan remaja. "Kami punya psikolog yang nanti bisa menangani untuk konseling pada anak-anak yang membutuhkan. Nanti kalau butuh penanganan lebih lanjut juga ada psikiater anak jiwa dan remaja, sehingga penanganan si anak itu bisa komprehensif seusai dengan kebutuhan anak tersebut," katanya.
Sunu berharap lewat kegiatan ini layanan kesehatan di RSJ Grhasia bisa makin dikenali masyarakat. Dengan demikian keberadaan RSJ Grhasia diharapkan bisa membantu kebutuhan masyarakat akan berbagi layanan kesehatan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes DIY, Endang Pamungkassiwi yang hadir dalam kegiatan ini beranggapan jika anak-anak merupakan generasi penerus yang harus dipersiapkan sejak masa kini. "Anak berhak mendapatkan pemenuhan, perlindungan serta penghargaan atas hak asasinya. Salah satu haknya adalah tentang kesehatan. Hak untuk sehat anak harus dijamin bahkan sejak anak di dalam kandungan," tegasnya.
Keseruan dan suasana berwarna dirasakan salah satu orang tua peserta Lomba Mewarnai, Dian. Kesan-kesan seru dan menyenangkan diungkapkan Dian selama mengikuti beragam fasilitas dan hiburan yang diberikan RSJ Grhasia dalam Lomba Mewarnai dan Bazar Kesehatan ini. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Potensi produksi nanas yang cukup melimpah di sekitar Desa Lembeng, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, menjadi peluang
Mensesneg Prasetyo Hadi membantah isu Pratikno sakit dan mundur dari jabatan Menko PMK. Pemerintah juga belum berencana reshuffle.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan Kapolda dan Pangdam bisa dimutasi jika gagal mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Sebanyak 297 lansia di Kecamatan Magelang Tengah lulus Sekolah Lansia. Program ini membekali peserta agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut.