73.363 BPJS Dinonaktifkan, Gunungkidul Aktivasi Ulang 32.845 Peserta
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Ketua Badan Pengawasn Pemilu (Bawaslu) Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengimbau kepada seluruh elemen yang terlibat dalam Pilkada untuk menjaga siutasi tetap kondusif, jelang pemilihan yang kurang satu minggu. Hal ini tak lepas adanya penyebaran berita bohong menyangkut dengan kampanye.
“Secara umum berjalan dengan lancar, makanya di siswa waktu yang ada, situasi yang kondusif harus terus dijaga,” kata Arjuna, Selasa (19/11/2024).
Meski demikian, ia tidak menampik ada oknum-oknum yang ingin memperkerus suasana dengan penyebaran berita bohong. Arjuna mengakui keberadaan hoaks sangat mengganggu tahapan kampanye yang sedang berjalan.
Arjuna menilai tindakan-tindakan ini bisa merugikan kedua pasang calon bupati dan wakil bupati serta dapat mengganggu ketertiban di hingga masa tenang sebelum coblosan.
“Ada berita bohong yang sengaja diembuskan oleh seseorang, tapi tidak masuk dalam daftar tim kampanye paslon,” katanya.
Berita bohong ini menyangkut adanya penyaluran bantuan sosial berupa program bantuan keuangan khusus (BKK) yang mengatasnamakan calon tersebar di pesan WA.
BACA JUGA: Jauh di Bawah Rata-rata Nasional, Pemkot Jogja Terus Dorong Konsumsi Ikan
“Ini jelas berita bohong karena sudah ada surat edaran dari Kemendagri bahwa hingga pemilihan 27 November tidak diperbolehkan menyalurkan bansos. Kalau berita ini diteruskan, maka malah akan merugikan paslon sendiri,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Sleman, Raden Yuwan Sikra.
Ia menyebut Bawaslu Sleman terus berupaya meningkatkan pengawasan agar pelaksanaan kampanye yang berakhir di 23 November 2024, tetap dapat berjalan dengan lancar, aman dan damai.
“Tidak hanya itu, kami juga ingin pastikan bahwa gelaran pilkada bisa selesai dengan lancar dan aman,” katanya.
Jelang berakhirnya masa kampanye, ia tidak menampik adanya pemasangan spanduk-spanduk provokatif yang bernada negatif terhadap salah satu paslon. Upaya penertiban dilakukan sebagai langkah untuk menjaga ketertiban, kenyamanan bersama serta kondusifitas wilayah di Kabupaten Sleman.
“Kami hentikan pemasangan spanduk-spanduk provokatif ini. tujuannya agar semua tetap kondusif, katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Myanmar menghancurkan Laos 7-2 di Grup B Piala AFF 2026. Hattrick Win Naing Tun membawa Myanmar memuncaki klasemen dan menjaga peluang lolos ke semifinal.
Sebanyak 359 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mengikuti cek kesehatan gratis dan tes kebugaran selama tiga hari.
Lelang kostum BTS dari halftime show Piala Dunia 2026 menghasilkan miliaran rupiah untuk mendukung program pendidikan global.
Bank Dunia memperkirakan 25–27% perusahaan formal di Indonesia melakukan penghindaran pajak berdasarkan survei terhadap 2.955 perusahaan.
John Herdman menyoroti keseimbangan bertahan dan transisi defensif sebagai kunci Timnas Indonesia saat menghadapi Singapura.