2 Sekolah di Kulonprogo Ini Berpotensi Terdampak Pembangunan Tol Solo-Jogja-YIA

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Kamis, 21 November 2024 18:57 WIB
2 Sekolah di Kulonprogo Ini Berpotensi Terdampak Pembangunan Tol Solo-Jogja-YIA

Ilustrasi proses pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA./Istimewa-PT Adhi Karya

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dua bangunan sekolah di Kulonprogo berpotensi terdampak proyek Tol Solo-Jogja-YIA Seksi 3 Sleman-Kulonprogo. Hingga kini, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo masih menanti kepastian soal nasib kedua bangunan sekolah tersebut.

Kepala Disdikpora Kulonprogo, Nur Wahyudi membenarkan bahwa di Kulonprogo ada dua gedung sekolah yang berpotensi terkena dampak pembangunan proyek tol. Satu sekolah ada di Nanggulan dan satu lagi berada di Kapanewon Kokap. "Hanya dua di Hargomulyo [Kokap] dan [Nanggulan]," jelas Nur dikutip pada Kamis (21/11/2024).

Kedua sekolah yang berpotensi diterabas jalur bebas hambatan ini keduanya merupakan Sekolah Dasar (SD). Sementara untuk satuan pendidikan jenjang SMP belum ada yang dilaporkan terdampak proyek tol. "Kemarin itu terakhir yang jelas SD Kaliandong [Nanggulan] itu kemudian di Hargomulyo, Kokap info terakhir katanya ada, tetapi kepastiannya kami belum tahu," ujar dia.

Dari dua sekolah tersebut, Nur menyebut, SD Kaliandong hampir pasti terkena proyek tol. Akibatnya mau tak mau sekolah tersebut nantinya akan dipindahkan. "Kalau SD Kaliandong sudah hampir pasti itu. Jadi tentu pemdindahan sekolah itu," tegasnya.

SD Kaliandong berpotensi direlokasi karena jalan tol nyaris menerabas sebagian besar sekolah dan mengenai gedung bagian tengah sekolah. "SD Kaliandong itu penuh, tengah kayaknya saya pas kesana," kata dia.

"Solusinya memang harus pindah," ucap dia. 

Pencairan Ganti Rugi

Tak hanya sekolah dan fasum, Tol Solo-Jogja-YIA Seksi 3 Sleman-Kulonprogo juga banyak melintas di lahan milik masyarakat. Pencairan uang ganti rugi lahan terdampak Tol Solo-Jogja-YIA di Kulonprogo ditarget rampung Desember mendatang.

Saat ini sudah 317 bidang tamah yang dokumen administrasinya dikirim ke Lembaga  Manajemen Aset Negara (LMAN).

Kepala BPN Kulonprogo, Margaretha Elya Lim Putraningtyas mengungkapkan bila pihaknya menargetkan sebelum 2024 berakhir paling tidak sudah pembayaran ganti rugi lahan terdampak Tol Solo-Jogja-YIA di Kulonprogo. "Kami juga masih menunggu, target kami Desember sudah mulai ada pembayaran," kata Elya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online