Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana pembayaran ganti rugi lahan terdampak Tol Jogja-YIA di Kalurahan Bnaguncipto, Kapanewon Sentolo akhir Desember lalu.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembebasan lahan proyek Tol Jogja-Solo Ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo terus berlanjut terutama untuk zona tengah dan barat yang sebelumnya dilakukan pada sisi timur Kulonprogo. Terbaru awal Januari 2025 tiga kalurahan di Kapanewon Temon dan Kokap diminta membentuk satuan tugas (Satgas) pembebasan lahan di wilayah masing-masing.
Permintaan pembentukan Satgas pembebasan lahan Tol Jogja-Solo Ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo itu dilakukan BPN Kulonprogo. Tiga kalurahan yang jadi sasaran awal 2025 ini adalah Kulur dan Kaligintung di Kapanewon Temon dan Hargorejo, Kapanewon Kokap.
Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Kulonprogo, Ade Setya Budi menjelaskan pada Kamis (16/1/2025) bahwa pihaknya sudah berkirim surat kepada tiga kalurahan itu untuk mengusulkan orang yang akan dimasukan ke Satgas tersebut. “Surat usulan nama juga sudah kami terima dari kalurahan, tinggal menunggu dari unsur lainnya,” jelasnya.
Unsur lain dalam pembentukan Satgas pembebasan lahan terdampak Tol Jogja-Solo Ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo ini, jelas Ade, antara lain Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kulonprogo, pemerintah kapanewon, dan lainnya. Jika seluruh unsur sudah lengkap mengirimkan orang yang dijadikan Satgas maka akan dilakukan pengesahan kemudian mulai bertugas.
Satgas yang akan dibentuk itu terdiri dari dua kelompok yaitu yang mendata luasan lahan dan aset di atasnya, sedangkan tim lainnya mengurus administrasinya. “Segera setelah disahkan Satgas akan bekerja langsung,” papar Ade.
Lurah Hargorejo, Bhekti Murdayanto sebelumnya mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah diminta mengusulkan orang untuk jadi Satgas pembebasan lahan. Total sekitar 104 warga Hargorejo terdampak proyek Tol Jogja-Solo Ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo.
Bhekti menyebut Satgas pembebasan lahan akan ditugaskan kepada tiga dukuh yang wilayahnya terdampak. “Dukuh untuk Satas A, sedangkan usulan kami untuk Satgas B adalah pamong Jagabaya dan anggotanya saya nanti,” katanya.
BACA JUGA : Pembangunan Tol Jogja-Solo, Pemindahan Makam Kiai Kromo Ijoyo Dimulai
Progres ganti rugi lahan terdampak Tol Jogja-Solo Ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo di sisi timur Kulonprogo, lanjut Ade, masih menunggu surat perintah pembayaran dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Wilayah yang akan dilakukan ganti rugi itu meliputi sebagian Kalurahan Bnaguncipto dan Kaliagung, Kapanewon Sentolo lalu Kaluarahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, dan Kalurahan Karangsari dan Pengasih, Kapanewon Pengasih.
Wilayah timur Kulonprogo terdampak Tol Jogja-Solo Ruas Junction Sleman-YIA Kulonprogo ini, menurut Ade, sebagian besar sudah melakukan musyawarah ganti rugi. Dokumen untuk proses ganti rugi juga sudah dikirim ke LMAN, sementara wilayah yang sudah melakukan pembayaran ganti rugi adalah sebagian Kalurahan Bnaguncipto dan Kaliagung, Sentolo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan