Nekat! Penghuni Kos di Mlati Gasak TV dan Water Heater, Lalu Kabur
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Pelatih kepala baru PSS Sleman, Mazola Junior - Instagram @mazola.jr
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman akan menjamu PSBS Biak pada pekan ke-11 BRI Liga 1-2024/2025 di Stadion Manahan Solo, Jumat (22/11/2024) sore. Meski terpaut beberapa jarak di klasemen, Super Elja unggul dari segi head to head.
Bila merujuk posisi klasemen, PSBS Biak berada jauh di atas PSS Sleman. PSBS Biak berada di urutan ke-8 klasemen dengan raihan 15 poin. Sementara sang tuan rumah PSS Sleman masih bercokol di posisi ke-14 dengan raihan delapan poin.
Namun dari segi head to head, Super Elja mengungguli PSBS Biak. Dalam dua pertemuan terakhir di Liga 2, PSS menang dua kali atas PSBS Biak. PSBS Biak bahkan belum mampu menjebol gawang PSS di dua pertemuan tersebut.
Menjelang laga tersebut, Pelatih Kepala PSS Sleman, Mazola Junior mengaku jeda internasional selama tiga pekan menjadi modal baik untuk timnya membangun persiapan untuk menatap laga kontra PSBS Biak.
Adanya jeda internasional membuat sejumlah pemain PSS yang sebelumnya mendapatkan perawatan medis kini telah pulih dan siap bertanding melawan PSBS Biak. "Jadi pertama kami dapat tiga minggu jeda ini, beberapa pemain dari tim medis itu bisa balik lagi ke dalam tim," kata Mazola saat dalam Pre-Match Press Confrence, Kamis (21/11/2024).
Soal tim lawan, PSBS Biak dinilai Mazola merupakan tim yang bagus. Mereka, PSBS Biak disebut Mazola juga punya sistem permainan yang baik di lapangan "Tim bagus dan dilatih bagus juga, mereka juga sistem permainnanya dengan baik mereka lakukan di lapangan," kata dia.
Meski bakal menjadi pertandingan yang tidak mudah, dengan segala persiapan yang ada PSS bertekad untuk menang melawan PSBS agar memperbaiki posisi di klasemen. "Pertandingan pasti itu tidak mudah, tetapi kami sudah persiapkan untuk pertandingan ini, momen ini. Karena itu penting buat kita untuk perbaiki klasemen lagi dan kita bisa tren positif terus ke depan untuk pertandingan berikutnya," ujar dia.
BACA JUGA: Hadapi PSBS Biak di Lanjutan Liga 1, Ricky Cawor: Atmosfer Positif sedang Lingkupi PSS
Hal senada juga disampaikan oleh bek PSS Sleman, Fachruddin Aryanto. Para penggawa Super Elja disebut Fachruddin juga telah siap untuk menghadapi PSBS Biak esok hari. "Dari sisi pemain seperti apa yang dibilang Coach Mazola tadi bahwa dari pemain sudah siap untuk pertandingan besok," ungkapnya.
Tentu para pemain bukan tanpa persiapan, selama tiga pekan jeda internasional, pemain PSS hanya libur selama dua hari. Hal ini menunjukkan keseriusan pemain dan tim untuk meraih kemenangan serta meneruskan tren positif yang diraih.
"Kita tahu ada jeda sekitar tiga minggu dan kita cuma libur dua hari dan itu kita sadari dari tim pelatih dari pemain bahwa sadar betapa pentingnya pertandingan besok. Jadi kita harus persiapan yang sangat bagus alhamdulillah semua berjalan lancar," tandasnya.
Belum Aman
Meski kini menjauh dari zona degradasi, bagi Fachruddin posisi PSS saat ini masih belum aman. Karenanya semua pemain harus berjuang untuk pertandingan berikutnya dan melanjutkan tren positif tim.
"Saya bilang tadi bahwa posisi kita juga belum aman dan kami harus tetap fokus setiap pertandingan karena kami juga harus untuk memperbaiki untuk naik di peringkat kita harus fight," pungkasnya.
Head To Head PSS Sleman vs PSBS Biak
(10/9/2018) PSS Sleman 3 - 0 PSBS Biak
(11/5/2028) PSBS Biak 0 - 2 PSS Sleman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)