Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Ilustrasi/pompa air untuk irigasi sawah.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mendistribusikan bantuan sebanyak 250 pompa air berbahan bakar gas kepada petani daerah ini.
"Kegiatan tadi itu pembagian pompa sebanyak 250 buah, sebagai bagian dari konversi BBM (bahan bakar minyak) ke BBG (bahan bakar gas), program konversi ini merupakan tahun ke lima," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo usai pembagian pompa di Bantul, Kamis.
Menurut dia, pemberian bantuan pompa air berbahan bakar gas yang bersumber dari anggaran pemerintah pusat tersebut sudah dilakukan sejak 2019, dan hingga tahun ini sudah ada seribu lebih pompa berbahan bakar gas yang dimanfaatkan petani.
"Total sudah ada sebanyak 1.878 pompa BBG sampai dengan tahun ini, kalau jumlah petani yang memanfaatkan otomatis sebanyak 1.878 orang, ini tahun kelima, jadi distribusi bantuan sudah sejak 2019," katanya.
Dia mengatakan, petani di Kabupaten Bantul yang masih gunakan pompa air bahan baku BBM masih banyak, namun dengan pemakaian pompa BBG ini, petani bisa lebih efisien dalam mengolah lahan untuk kegiatan budidaya pertanian.
BACA JUGA: BPBD Bantul Sebut 2.000 KK Tinggal di Kawasan Rawan Bencana Longsor
"Dengan pemakaian pompa bahan bakar BBM memang irit, tapi dengan BBG lebih irit lagi, kalau menggunakan BBM efisien sekitar 50 sampai 60 persen, sementara kalau memakai BBG bisa hemat sekitar 80 persen," katanya.
Pihaknya berharap, dengan adanya pompa bahan bakar gas tersebut pemanfaatan lahan bisa lebih optimal, yang akhirnya menambah luas tanam, dan berdampak pada luas panen secara keseluruhan di Bantul.
"Kalau yang dulunya tidak ada hujan, tidak bisa tanam, maka dengan adanya pompa ini dan ada sumber air akhirnya bisa memanfaatkan itu. Jadi bisa tanam, juga menaikkan indeks pertanaman, yang biasa menanam satu kali menjadi dua kali, yang dua kali menjadi tiga kali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.