Program WASH Permudah Akses Air Warga Giricahyo

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jum'at, 22 November 2024 02:37 WIB
Program WASH Permudah Akses Air Warga Giricahyo

PT Endress+Hauser Indonesia bersama dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) menyerahterimakan Program Water Access Sanitation Hygiene (WASH) kepada warga Kalurahan Giricahyo, Gunungkidul, Kamis (21/11/2024). - Harian Jogja/ist

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—PT Endress+Hauser Indonesia bersama dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) melalui mitra kerjanya, Yayasan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP), menyerahterimakan Program Water Access Sanitation Hygiene (WASH) kepada warga Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul, Kamis (21/11/2024).

Lurah Giricahyo, Suparyana, menuturkan wilayahnya sebagian besar memiliki struktur tanah berbatuan karst yang selama ini termasuk wilayah berkategori kekurangan air selama 32 tahun.

Program WASH telah masuk ke Giricahyo pada akhir 2023 dengan beberapa intervensi, di antaranya revitalisasi infrastruktur sumber air Gua Plawan hingga reservoir utama di atas bukit, serta instalasi Sambungan Rumah (SR). Sampai saat ini sebanyak 223 SR telah terpasang

WASH berhasil mengangkat air dari Plawan dengan debit empat liter per detik, yang kini sudah dimanfaatkan masyarakat di dua pedukuhan di Giricahyo, yaitu Gabug dan Wuni. Saat ini, pengelolaan air bersih dari Plawan dikelola melalui kelompok Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan (SPAMDes).

“Semoga Giricahyo semakin melimpah airnya," ujar Suparyana dalam acara Serah Terima Program WASH dan Monitoring Evaluasi Program WASH di Kantor Kalurahan Giricahyo, Purwosari, Kamis.

Warga Giricahyo, Ratno Wiharjo, 68, bersyukur atas hadirnya program WASH tersebut. Berkat program ini, kini keluarga kecilnya tidak perlu lagi membeli air bersih yang sebelumnya dibanderol seharga Rp120.000 per tangki.

Marketing Communication Manager Endress+Hauser, Frida Attila, menyatakan rasa syukur atas kesempatan untuk mengunjungi dan melakukan serah terima instalasi air bersih kepada warga Giricahyo.

“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah buat semua dan Insya Allah program ini akan terus berlanjut hingga 100 persen warga Giricahyo mendapatkan akses air bersih,” ungkapnya.

Direktur LPTP Surakarta, Sumino, menjelaskan alasan dibalik lamanya proses pembangunan instalasi air bersih ini karena ingin menghasilkan output yang maksimal, namun banyak infrastruktur di Giricahyo yang belum optimal.

Dengan dukungan Sarihusada dan Endress+Hauser, LPTP akan berupaya tetap terlibat dalam menata dan membangun sistem air bersih. Semoga program kali ini dapat berjalan lebih baik,” kata Sumino.

Factory Director Specialized Nutritrion (SN) East Factory Danone Indonesia, Joko Yulianto, mengungkapkan program penyediaan air bersih ini mengandung beberapa prinsip kearifan sosial. Pertama adalah bahwa air adalah hak semua orang, Kedua adalah efisiensi ekonomi mengingat air adalah benda ekonomi, dan Ketiga adalah prinsip keberlanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online