Proyek Pabrik VinFast di AS Terancam Diambil Alih Pemerintah
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Ilustrasi ekspor impor (Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul optimistis capaian ekspor pada 2024 akan mencapai US$120 juta, atau di atas target tahun ini, yakni US$100 juta. Pasalnya, hingga September 2024, realisasi dari ekspor di Kabupaten Bantul telah mencapai US$91,8 juta.
Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Fenty Yusdayati mengungkapkan, capaian ekspor dari Kabupaten Bantul telah pulih paska pandemi Covid-19. Hal ini ditandai dengan peningkatan capaian ekspor pada 2021 yang mencapai US$158,8 juta, atau meningkat dibandingkan saat pandemi Covid-19 di tahun 2020 yang hanya mencapai US$122,3.
"Pada 2020 kami ada 95 eksportir dengan 49 komoditi dan negara tujuan sekitar 77 negara. Lalu pada 2021 memang ada penurunan jumlah eksportir jadi 86 dan 30 komoditi untuk 62 negara, tapi volume ekspor kami naik," jelasnya.
Sementara pada 2024, hingga September 2024, Fenty menyebut jika telah terealisasi sebanyak US$91,8 juta dari target US$100 juta. Sedangkan berdasarkan sebaran bulan ekspor, meski sempat ada penurunan pada bulan Maret sampai Juli 2024 yang tidak mencapai US$10 juta per bulan.
Namun, mulai pada Juli 2024 realisasi ekspor perbulan di atas angka US$10 juta per bulan. "Untuk 2025, kami menargetkan bisa mencapai US$118 juta. Kalau tahun ini kami optimistis sampai akhir tahun bisa mencapai lebih US$120 juta, karena di dua bulan terakhir ini cukup banyak ekspor ke luar negeri," ucap Fenty.
Menurut Fenty, meski nilai ekspor mengalami peningkatan, tetapi sejauh ini diakui masih banyak UMKM yang belum bisa langsung melakukan ekspor produk ke luar negeri. Mereka masih memilih menyuplai ke sejumlah perusahaan besar. "Sebenarnya potensi ekspor kita ada 596-an UMKM, dari 93.000 UMKM. Sedangkan untuk yang bisa ekspor 247 UMKM. Sehingga ke depan, kami perlu melakukan peningkatan mutu ekspor dan kesiapan dari UMKM untuk bisa ekspor langsung," ucap Fenty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa