Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Ilustrasi warga mengantre membeli minyak goreng Minyakita./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut pihaknya akan menemui dengan produsen dan distributor Minyakita pada pekan ini.
Pertemuan ini menjadi langkah tindak lanjut dan intervensi mengingat harga Minyakita melambung tinggi di sejumlah tempat. Budi mengatakan ini menjadi upaya untuk menjamin stabilitas harga Minyakita hingga ke pengecer.
"Minggu ini kami bertemu dengan distributor dan produsen untuk bersama-sama menjaga agar stok terjamin sampai ke pengecer sehingga harga menjadi normal," ujar Budi di Pasar Prawirotaman, Senin (25/11/2024).
Budi mengakui ada kenaikan harga Minyakita di sejumlah daerah. Namun, dia memastikan kondisi ini tak terjadi di seluruh wilayah di Indonesia.
Budi menyebut targetnya mulai minggu ini tak ada lagi daerah yang menjual Minyakita di atas harga eceran tertinggi. "Mulai minggu ini mudah-mudahan sudah tidak ada lagi Minyakita yang naik di daerah tertentu. Secepatnya kami berkumpul, kami sudah informasikan ke produsen, distributornya. Kami sudah imbau untuk menjaga stok barang itu," ujar dia.
Sementara, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Ninik Setyowati mengatakan Bulog merupakan distributor pertama (D1) Minyakita.
BACA JUGA: Kunjungi Pasar Prawirotaman, Mendag Pastikan Harga Minyakita Turun Pekan Ini
Dia menyebut pihaknya berupaya untuk mencari supplier dengan harga yang terjangkau. Dengan demikian, Bulog bisa turut menggelontorkan produk Minyakita di pasaran dengan harga terjangkau. "Sepanjang ada pabrikan yang bisa dibeli dengan harga masuk [terjangkau] sehingga pedagang bisa menjual sesuai HET, kami beli. Karena itu skemanya komersial," katanya.
Salah satu pedagang minyak goreng di Pasar Prawirotaman, Martono menuturkan ada sedikit kenaikan harga.
Minyakita dibanderol dengan harga Rp15.500/ pouch ukuran satu liter. Sedangkan minyak goreng curah yang bisanya dibanderol Rp17 ribu/ liter kini naik menjadi Rp17.500 hingga Rp18.000/ liter.
Kenaikan harga ini menjadikan masyarakat lebih meminati minyak goreng kemasan bermerek yang dibanderol Rp19.000/ liter. Meski harga sedikit naik, tapi Martono memastikan stok terbilang aman. "Stoknya aman, semoga aman terus.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.