Anggaran Air Bersih Menipis, BPBD Gunungkidul Ajukan 5.000 Tangki
BPBD Gunungkidul mengajukan tambahan anggaran 5.000 tangki air bersih karena bantuan diperkirakan hanya bertahan hingga pertengahan September.
Calon Bupati Kustini Sri Purnomo saat datang mencoblos di TPS 21 Jaban di Kalurahan Triadi, Sleman. Rabu (27/11/2024)
Harianjogja.com, SLEMAN—Hasil hitung cepat menempatkan pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa sebagai pemenang di Pilakda Sleman 2024. Kubu pasangan nomor satu, Kustini Sri Purnomo-Sukamto berjanji akan menerima hasil yang ditetapkan oleh KPU.
Ketua Tim Pemenangan Kustini-Sukamto, Inoki Asmi Purnomo mengatakan, pilkada sudah dilalui bersama dan prosesnya berjalan dengan lancar. Adapun hasilnya akan terus mencermati proses perhitungan sampai penetapan secara resmi.
“Terima kasih atas setiap usaha doa dan dukungan luar biasa yang telah dilakukan. Kami percaya tidak ada satu pun perjuangan yang sia-sia,” kata Inoki, Kamis (28/11/2024).
Ia memastikan apapun hasil yang ditetapkan akan menghormati keputusan dari KPU Sleman. Pasca-pemilihan, Inoki juga mengajak untuk terus menjaga dan merawat jalinan persaudaraan yang telah terbangun. “Mohon maaf atas salah hal yang tidak berkenan. Semoga kita selalu sehat serta dimudahkan dalam kebaikan,” katanya.
BACA JUGA: Hitung Cepat Raih 62,14 Persen, Harda-Danang Mengklaim Kemenangan di Pilkada Sleman
Menurut Inoki, calon bupati dan wakil bupati yang diusung juga telah legawa terhadap hasil pemiliha di Sleman. Malahan, ia mengakui Calon Bupati Kustini Sri Purnomo juga sudah mengunggah ucapan selamat kepada pasangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa melalui akun medsos yang dimiliki.
Didalam unggahan tersebut, Kustini mengucapkan rasa syukur ke Allah SWT dikarenakan tahapan pilkada dapat dilalui dengan lancar. Ia juga meminta maaf apabila ada kesalahan tutur kata atau sikap yang tidak berkenang di hati semuanya.
“Saya ucapkan selamat ke Harda-Danang terlepas apapun yang ditetapkan di KPU. Saya berharap tongkat estafet kepemimpinan berjalan dengan baik dan keberlanjutan pembangunan yang sudah baik bisa diteruskan sehingga dapat memberikan manfaat ke Masyarakat,” kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengajukan tambahan anggaran 5.000 tangki air bersih karena bantuan diperkirakan hanya bertahan hingga pertengahan September.
Kejari Kulonprogo menggandeng BPKP DIY mempercepat penghitungan kerugian negara dalam dugaan korupsi BUMD PT SAK.
Simak 10 cara menjaga fungsi dan kesehatan ginjal, mulai dari pola makan, olahraga, hidrasi, hingga menjaga kualitas tidur.
DPRD DIY mematangkan Perda penanggulangan bencana baru untuk memperkuat pencegahan, mitigasi, peringatan dini, dan ketangguhan masyarakat.
Banjir bandang Nepal dan Tibet menewaskan lebih dari 165 orang dan membuat hampir 1.500 orang hilang, termasuk ratusan warga asing.
Harbolnas 2026 ditargetkan mencapai Rp40 triliun, naik 10% dari 2025, dengan cakupan promosi barang, jasa, akomodasi, dan transportasi.