Profil Bos Summarecon Adrianto Pitojo Adhi yang Ikut Terjaring OTT KPK
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja meluncurkan layanan aplikasi lapor kekerasan di Jogja Smart Service (JSS) sebagai wujud komitmen mengatasi kasus kekerasan berbasis gender.
"Komitmen Pemerintah Kota Jogja dalam mengatasi kasus kekerasan berbasis gender termanifestasi dengan adanya aplikasi lapor kekerasan," kata Penjabat Wali Kota Jogja Sugeng Purwanto dalam keterangannya di Jogja, Sabtu (30/11/2024).
Menurut Sugeng, aplikasi itu diciptakan untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan kasus kekerasan berbasis gender sehingga Pemkot Jogja bisa segera memberikan dukungan dan perlindungan kepada korban.
Aplikasi lapor kekerasan itu diluncurkan saat peringatan puncak Hari Antikekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) tahun 2024 Kota Jogja, Kamis (28/11/2024).
Pemkot Jogja juga telah membentuk Kelurahan Ramah Perempuan Peduli Anak (KRPPA) Kricak dan Brontokusuman yang juga diluncurkan dalam puncak HAKTP Kota Jogja.
Aplikasi lapor kekerasan dan pembentukan KRPPA, kata Sugeng, merupakan upaya konkret dari Pemkot Jogja untuk terus melindungi hak-hak korban kekerasan dan memberikan dukungan yang komprehensif.
Sugeng meminta masyarakat tidak pernah takut melaporkan jika terjadi kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di sekitarnya.
"Pemerintah Kota Jogja telah menyediakan layanan pengaduan dan pendampingan bagi korban kekerasan, serta perlindungan bagi saksi," ucap Sugeng.
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Jogja mencatat hingga bulan Oktober 2024 ada 203 kekerasan terhadap perempuan dan 39 kasus kekerasan terhadap laki-laki.
Kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan terhadap istri, dengan bentuk kekerasan didominasi kekerasan psikis.
Kepala DP3AP2KB Kota Jogja Retnaningtyas menilai banyaknya jumlah kasus kekerasan yang dilaporkan menunjukkan masyarakat mulai mengalami keterbukaan dan berani memberikan aduan kepada pemerintah maupun lembaga terkait.
"Kami luncurkan aplikasi Lapor Kekerasan dalam rangka mempermudah bagi masyarakat melaporkan kekerasan melalui Lapor Kekerasan di JSS. Apabila mengalami atau melihat di lingkungannya ada kekerasan yang menimpa perempuan khususnya dan anak," ujar Retnaningtyas.
Dia menjelaskan dalam laporan kekerasan gender lewat aplikasi lapor kekerasan bisa dilampirkan bukti foto kekerasan apabila ada bukti.
Setelah laporan masuk ke aplikasi, kata dia, petugas Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Jogja akan menindaklanjuti dengan asessmen sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut untuk menangani kekerasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)
KPK mengungkap kasus HGB Summarecon di Bogor bermula dari sengketa tanah hingga muncul dugaan permintaan Rp2 miliar untuk buka blokir SHGB.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.