Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Pemberian bantuan pangan beras dari Perum Bulog yang bekerja sama dengan Pemkot Jogja di Kelurahan Pringgokusuman, Rabu (4/12/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Momentum natal dan tahun baru tinggal hitungan hari. Biasanya pada momentum ini kebutuhan akan bahan pokok meningkat, termasuk di Kota Jogja. Terlebih, Kota Jogja menjadi jujukan wisata dari berbagai daerah. Ini menjadikan tingkat konsumsi bahan makanan di Kota Jogja semakin meningkat.
Meski demikian, Kabid Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Jogja Imam Nurwahid memastikan stok bahan pangan salah satunya komoditas beras di Kota Jogja aman hingga beberapa bulan ke depan. Dia mencatat hingga 2 November lalu pasokan beras di Kota Jogja mencapai 5.126,15 ton. Sementara, kebutuhan beras di Kota Jogja mencapai 1.526,82 ton.
BACA JUGA : Presiden Prabowo Yakin Indonesia Tak Butuh Impor Beras Tahun Depan
"Ketahanan stok mencukupi kebutuhan hingga 3,2 bulan ke depan," ujar Imam saat ditemui di Kelurahan Pringgokusuman, Rabu (3/12/2024).
Imam menambahkan produksi beras di Kota Jogja terbilang kecil. Ini mengingat lahan pertanian di Kota Jogja yang juga terbatas. Meski demikian, Imam memastikan antara kebutuhan dan pasokan selalu berimbang. "Mekanisme untuk itu ekspor impornya itu di Kota Jogja insya Allah aman," tegasnya.
Pemkot Jogja juga terus berupaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan pemberian bantuan pangan beras di 14 kemantren di Kota Jogja. Terbaru, DPP Kota Jogja menggelontorkan 1.084 ton beras untuk warga Kelurahan Pringgokusuman. Imam menyebut, bantuan pangan masih akan terus digelontorkan pada tahun 2025. Namun, mekanisme masih akan menunggu instruksi dari pemerintah pusat.
"Kita untuk alokasi 2024 kan sudah selesai sampai Desember ini. Namun demikian di 2025 masih akan tetap ada, tapi menyesuaikan dengan keputusan di pusat terkait penerima bantuannya, dan sebagainya. Dari koordinasi yang ada, sudah ada kenaikan kondisi ekonomi, jadi akan berkaitan dengan jumlah penerima bantuannya, kuotanya, kita masih nunggu info," ungkap Imam.
BACA JUGA : Harga Pangan Awal Desember 2024: Beras, Bawang, hingga Cabai Kompak Turun
Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono memastikan stok pangan beras aman jelang nataru. Jumlah stok yang ada di pusat mencapai 2 juta ton. Dia mengatakan ini menjadi stok beras dengan jumlah terbesar selama beberapa tahun terakhir. Sementara, pihaknya akan kembali menyerap hasil panen mengingat periode Maret-April akan masuk pada masa tanam 1. "Stok beras secara nasional aman," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.