WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Contoh menu makan siang bergizi gratis. / Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman hingga saat ini belum mengujicobakan program makan bergizi gratis. Teknis pelaksanaannya pun belum dibuat karena masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, mengaku Pemkab Sleman belum melakukan uji coba makan bergizi gratis. “Kami belum [uji coba]. Tapi dari luar sudah ada, kita [Sleman] hanya kena sasaran,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (4/12/2024).
Uji coba tersebut diantaranya yang dilakukan oleh SGM dan Indonesia Food Security Review (IFSR) di SD Muhammadiyah Ambarketawang, Gamping dan oleh Rabu Biru Foundation kepada ibu hamil di Jogotirto, Berbah beberapa waktu lalu.
Karena bukan sebagai pelaksana, Dinas Pendidikan Sleman tidak mengetahui teknis dan anggaran per anak dalam pemberian makan bergizi gratis tersebut. “Saya tidak tahu karena bukan pelaksana, cuma ada sekolah jadi sasaran,” kata dia.
BACA JUGA: Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Siswa di Bantul Nambah Berat Badan
Ia juga mengungkapkan jika saat ini belum ada teknis pelaksanaan maupun rencana uji coba makan bergizi gratis dari Pemkab Sleman. Hal ini dikarenakan belum ada juknis dari pemerintah pusat. “Masih menunggu juknis pusat,” ujarnya.
Sekda Sleman, Susmiarto, menuturkan jika melihat kebutuhannya, Pemkab Sleman diminta menyediakan anggaran Rp150 miliar. “Tetapi karena anggaran kemarin mendadak dan sebagainya, kemudian kemarin kita SKPD rasionalisasi akhirnya baru disedikan untuk 11 bulan,” katanya.
Harapannya nanti kekurangan satu bulan itu akan dicukupi di anggaran perubahan. “Kan tetap ada amankan, nanti kalau masih ada anggaran tambahan dan sebagainya kan bisa kita cukupi dari situ,” ungkapnya.
Saat ini pihaknya juga belum mengetahui jumlah sasaran maupun anggaran yang dialokasikan untuk setiap anak. “Belum tahu, saya belum tahu sasarannya berapa. Belum ada petunjuk teknisnya,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
DKP Bantul menyiapkan penebaran lebih dari 48.000 benih ikan nilem dan tawes di enam sungai untuk menjaga populasi ikan lokal dan kelestarian lingkungan.
Penyaluran KPR Sejahtera FLPP telah mencapai 101.978 unit rumah hingga 15 Juli 2026 dengan nilai pembiayaan Rp12,67 triliun bagi MBR.
Pemerintah membayar bunga utang Rp514,39 triliun sepanjang 2025 atau hampir 20 persen dari total belanja pemerintah pusat.
The Jayakarta Yogyakarta menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan dengan menjadi narasumber dalam kegiatan MPLS