Akses Tol Menuju Nglanggeran Diharap Genjot Wisata Utara Gunungkidul
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.
Suasana munas dan reuni akbar Keluarga Alumni Widya Mataram Yogyakarta (KAWIMA), Sabtu (7/12/2024) di kampus setempat. - ist
Harianjogja.com, JOGJA–Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) berencana untuk memindahkan operasional kampus tahun depan ke gedung baru yang terletak di Banyuraden, Gamping, Sleman. Kampus yang semula berlokasi di Ndalem Mangkubumen, Jogja dinilai sudah tidak lagi memadai lantaran bangunannya sudah berusia sangat lama.
Rektor UWMY, Prof. Edy Suandi Hamid mengatakan, keputusan untuk pindah diambil karena kondisi gedung di Ndalem Mangkubumen yang sudah tidak memadai. Gedung yang dibangun sejak tahun 1874 oleh Sultan HB VI tersebut dinilai sudah tidak nyaman untuk aktivitas akademik.
"Tahun depan kita akan pindah ke kampus baru di Banyuraden. Sebagian gedung di sini sudah sangat tua dan perlu direnovasi besar-besaran," ungkap Prof. Edy, disela Musyawarah Nasional dan reuni akbar Keluarga Alumni Widya Mataram Yogyakarta (KAWIMA), Sabtu (7/12/2024) di kampus setempat.
BACA JUGA: Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Diakui UNESCO dari Jamu, Reog hingga Kebaya
Kampus baru di Banyuraden diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih baik bagi mahasiswa dan dosen. Pembangunan kampus baru ini telah menelan biaya hingga ratusan miliar rupiah dan ditargetkan selesai pada Februari 2024 mendatang.
"Kami punya pendopo agung yang sangat besar di sana, semua gedung sudah lengkap, mudah-mudahan Desember sampai Februari jadi. Ada empat gedung 1 lantai, 1 religius center dan widya raga dan budaya. Bangunan fisiknya menelan dana sebanyak Rp100 miliar," jelasnya.
Bersamaan dengan rencana perpindahan kampus, alumni UWMY juga menggelar Munas dan reuni akbar. Acara yang dihadiri oleh ratusan alumni dari berbagai daerah di Indonesia.
Rektor menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung kemajuan kampus karena sejak pandemi Covid-19 aktivitas alumni sempat vakum.
"Kami berharap alumni dapat berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UWMY," ujarnya.
Dengan perpindahan ke kampus baru dan dukungan penuh dari para alumni, UWMY optimistis dapat terus berkembang dan menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang terkemuka di Indonesia. Kampus yang didirikan oleh Sultan HB IX ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.
"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di UWMY, baik dari segi kurikulum, fasilitas, maupun sumber daya manusia," kata Prof. Edy.
Ketua panitia penyelenggara, Septi Sri Rejeki mengatakan bahwa Munas dan Reuni Akbar ini digelar dua hari 7-8 Desember yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antaralumni serta memilih pengurus baru Keluarga Alumni UWMY periode 2024-2027.
Selain itu, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik seperti fun game, malam kangen, ziarah ke makam Sultan HB IX, dan kunjungan ke kampus baru. "Kami berharap acara ini dapat membangkitkan kembali semangat kebersamaan di kalangan alumni UWMY," kata Septi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.