Hujan Deras, Satu Rumah di Kulonprogo Roboh Tertimpa Pohon

Triyo Handoko
Triyo Handoko Senin, 09 Desember 2024 14:37 WIB
Hujan Deras, Satu Rumah di Kulonprogo Roboh Tertimpa Pohon

Kerja bakti rumah roboh karena tertimpa pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang di Padukuhan Beteng, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo pada Senin pagi (9/12/2024).

Harianjogja.com, KULONPROGO—Hujan deras yang terjadi pada Senin pagi (9/12/2024) di Bumi Binangun menyebabkan sejumlah kejadian bencana. Satu rumah di Padukuhan Beteng, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo roboh akibat tertimpa pohon tumbang.

Rumah berbahan kayu itu roboh pada pukul 03.00 WIB pada Senin pagi. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut, penghuni rumah selamat karena berada di luar rumah yang roboh. BPBD Kulonprogo sudah melakukan asessmen atas kejadian rumah roboh tertimpa pohon itu.

BACA JUGA: Puluhan Rumah di Lebak Bergerak dan Berdempetan Akibat Pergerakan Tanah

Kepala Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Budi Prastawa menjelaskan pada Senin siang bahwa sebab pohon tumbang yang menyebabkan rumah roboh itu karena angin kencang saat hujan deras.

Budi menejlaskan evakuasi pohon tumbang sudah dilakukan pihaknya, termasuk membersihkan puing-puing rumah yang roboh. "Korban masih memiliki bangunan lain di belakang rumah tersebut sehingga sudah bisa tinggal di sana sementara ini," jelasnya.

BPBD Kulonprogo selain melakukan asesmen dan mengevakuasi rumah roboh, jelas Budi, juga memberikan sejumlah bantuan. "Kami berikan terpal, tikar, selimut, logistik makanan, dan lainnya," paparnya.

Rumah yang roboh itu diupayakan BPBD Kulonprogo, lanjut Budi, untuk diperbaiki dengan mengusulkan bantuan dana perbaikan. "Nanti kami koordinasikan dengan Baznas atau Dinas Pekerjaan Umum, tapi belum bisa memastikan juga yang jelas kami upayakan," terangnya.

Kejadian bencana hidrometeorologi di Kulonprogo, sambung Budi, selain di Padukuhan Benteng juga terjadi di titik lain. "Ada juga di Girimulyo itu yang gentengnya rontok karena angin kencang, ada longsor pada bahu jalan padukuhan di Kokap juga," ungkapnya.

BACA JUGA: Pasar Trowono A Gunungkidul Terbakar, Kerugian Capai Rp800 Juta

Sementara Kepala BPBD Kulonprogo, Taufik Prihadi menerangkan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi karena curah hujan tinggi menjelang pergantian tahun ini. "Kewaspadaan perlu ditingkatkan, kami siap menerima laporan dan menerjunkan personil juga untuk antisipasi sampai evakuasi," tuturnya.

Taufik menerangkan masyarakat juga perlu lebih peka dengan lingkungan sekitarnya untuk mencegah kejadian bencana. "Lingkungan perlu ditata agar kejadian bisa dicegah, jika ada pohon yang berpotensi tumbang bisa dipangkas, saluran drainase juga perlu dicek apakah tersumbat atau tidak agar semuanya nyaman dan aman," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online