Libur Kenaikan Yesus Kristus, BNI Buka Layanan Terbatas di Jateng
BNI buka layanan operasional terbatas di Jawa Tengah saat libur Kenaikan Yesus Kristus 2026, termasuk transaksi perbankan esensial.
Pentas sendratari yang ditampilkan salah satu kelompok seni Kemantren Jetis dalam agenda Gelar Seni dan Budaya Kemantren Jetis yang digelar di halaman Kantor Harian Jogja, Minggu (8/12/2024). ist
JOGJA—Kemantren Jetis menggelar acara Gelar Seni dan Budaya di halaman Kantor Harian Jogja, Minggu (8/12/2024). Acara yang rutin diadakan setiap tahun ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni dan budaya yang dimiliki, sekaligus mempromosikan produk ekonomi lokal.
Panitia acara, Tri Yulianto, menjelaskan acara ini tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga Jetis Expo yang menyajikan beragam produk UMKM, pertanian, dan hasil karya masyarakat. "Kami ingin menunjukkan bahwa Kemantren Jetis memiliki potensi yang sangat besar, baik dari segi seni budaya maupun ekonomi kreatif," ujarnya saat ditemui, Minggu.
Puncak acara Gelar Seni dan Budaya Kemantren Jetis tahun ini berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan yang menarik. Dimulai sejak pagi hari dengan senam massal, acara dilanjutkan dengan fashion show unik yang memanfaatkan bahan daur ulang dari bank sampah. Sebagai bentuk pelestarian budaya, upacara adat terapan juga digelar untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai tradisional.
BACA JUGA: Teknis Pemulangan Mary Jane Belum Jelas
Malam harinya, panggung utama dipenuhi pertunjukan seni yang memukau. Sendratari, gedruk, srandul, dan gejog lesung menjadi suguhan istimewa bagi penonton. Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media edukasi untuk mengenalkan kekayaan budaya Jawa kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
"Acara ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melestarikan seni dan budaya. Banyak seni tradisional yang mulai terlupakan, oleh karena itu kami ingin menampilkannya agar masyarakat, terutama generasi muda, dapat lebih menghargai dan melestarikannya," kata Tri.
Gelar Seni dan Budaya Kemantren Jetis tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para seniman lokal, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Acara ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih aktif dalam melestarikan dan mengembangkan potensi daerahnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI buka layanan operasional terbatas di Jawa Tengah saat libur Kenaikan Yesus Kristus 2026, termasuk transaksi perbankan esensial.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.