Mantan Mendag RI Muhammad Lutfi Duga GIC dan Temasek Tekan MSCI, Ini Faktanya
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo. ANTARA/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja merancang wisata budaya partisipatif dengan melibatkan wisatawan dalam aktivitas sosial dan kebudayaan masyarakat lokal.
Pemerintah Kota Jogja mulai menyiapkan konsep pengembangan wisata budaya berbasis partisipasi yang memungkinkan wisatawan terlibat langsung dalam aktivitas sosial dan kebudayaan masyarakat, bukan sekadar menjadi penonton atraksi.
Gagasan tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) antara Pemkot Jogja dan Dewan Kebudayaan Kota Jogja yang digelar di Balai Kota Jogja, Selasa (20/1/2026).
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa kebudayaan harus dikelola secara terencana dan produktif agar mampu melahirkan karya, kreativitas, serta inovasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pengembangan kebudayaan tidak cukup hanya pada aspek pelestarian.
“Kebudayaan tidak cukup hanya dipelihara, tapi harus dikelola secara terencana agar mampu mendorong kemajuan yang bersifat produktif,” ujar Hasto dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Salah satu konsep yang diusulkan adalah program belajar budaya yang dikolaborasikan dengan konsep bule mengajar. Program ini dirancang sebagai kegiatan edukatif sekaligus atraksi wisata, khususnya bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Kota Jogja.
Melalui program tersebut, wisatawan tidak hanya belajar tentang budaya lokal, tetapi juga berbagi pengetahuan dan pengalaman, seperti kedisiplinan serta interaksi sosial, kepada masyarakat dan anak-anak setempat. Kegiatan ini direncanakan dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu, seperti Sabtu pagi, saat aktivitas wisata relatif lengang.
“Sebagai apresiasi, wisatawan yang mengikuti program akan diberi sertifikat penghargaan dari Wali Kota. Jadi, ada dampak yang mereka berikan dan dapatkan, tidak sekadar berwisata,” jelas Hasto.
Perwakilan Dewan Kebudayaan Kota Jogja, Setyo Harwanto, menyampaikan bahwa Kota Jogja memiliki Indeks Pembangunan Kebudayaan tertinggi secara nasional, yakni 73,79. Selain itu, terdapat lebih dari 400 komunitas serta pelaku seni dan budaya yang aktif di wilayah ini.
Meski demikian, Setyo mengingatkan adanya tantangan gentrifikasi pariwisata. Ia menilai manfaat ekonomi dari kegiatan budaya belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat lokal.
“Banyak usaha dan atraksi budaya tumbuh, tetapi perputaran uangnya sering tidak tinggal di Jogja. Tantangannya adalah bagaimana naik kelas dari program berbasis kegiatan menjadi berorientasi pasar, tanpa kehilangan nilai budaya,” ujarnya.
Dalam FGD tersebut juga dibahas penguatan ekosistem budaya melalui optimalisasi pemanfaatan ruang publik, seperti kawasan Malioboro, kampung wisata, taman budaya, serta wilayah penyangga lainnya. Aktivitas budaya diarahkan untuk menjadi pengalaman edukatif yang memiliki nilai ekonomi.
Melalui diskusi ini, Pemkot Jogja bersama Dewan Kebudayaan Kota Jogja berharap dapat merumuskan model wisata budaya yang lebih partisipatif dan berkeadilan, sekaligus menjaga identitas lokal serta mendorong pemerataan ekonomi di wilayah Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
KDK Kaliagung di Kulonprogo memberdayakan penyandang disabilitas lewat usaha keripik tempe benguk dan peternakan. Sebanyak 40 orang telah terlibat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 21 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari dua arah. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu, 21 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu, 21 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
SIM Keliling Jogja Rabu 21 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.