13.000 SPPG Terdampak Moratorium, DPR Akan Pertemukan Pengelola dengan BGN
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Untuk antisipasi dini dan siaga dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, angin kencang dampak cuaca ekstrem pada musim hujan akhir 2024, Kepolisian Resor Bantul menyiapkan personel.
"Dalam rangka antisipasi secara dini dan guna mengurangi dampak akibat bencana alam akibat curah hujan yang terjadi di wilayah Bantul, kami perintahkan anggota di lapangan untuk siaga dan membantu masyarakat," kata Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bantul AKBP Michael R Risakotta di Bantul, Jumat (13/12/2024).
Menurut dia, jajarannya agar berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul guna melakukan langkah mitigasi untuk mengurangi dampak akibat kejadian dampak cuaca ekstrem, baik terhadap manusia, harta benda, dan fasilitas umum.
"Bila diperlukan Polres Bantul siap bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait untuk mendirikan posko penanganan bencana secara terpadu, posko atau tempat pengungsian yang memadai, serta dapur umum," katanya.
Selain itu, kata Kapolres, jajarannya melakukan pemeriksaan kesiapsiagaan personel dan perlengkapan penanggulangan bencana secara terpadu dengan instansi terkait agar sewaktu-waktu siap dan mudah untuk digerakkan.
BACA JUGA: Sempat Dilaporkan Hilang, Belasan Pencari Kerja Jadi Korban Penipuan, Begini Modusnya
"Pemeriksaan bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas serta mempersiapkan seluruh potensi baik sumber daya manusia maupun peralatan yang akan digunakan untuk penanganan dan antisipasi menghadapi bencana," katanya.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Polres Bantul siap mendirikan posko penanganan banjir di polres dan polsek kecamatan pada wilayah rawan banjir dengan dilengkapi peralatan SAR, seperti perahu karet, jaket pelampung, genset, lampu darurat, gergaji mesin dan senter.
"Kami juga turun langsung ke lapangan guna mengendalikan arus lalu lintas akibat banjir atau genangan di jalan. Serta menempatkan petugas pada ruas jalan yang tergenang banjir dan memasang rambu-rambu untuk mengarahkan masyarakat mengambil jalur alternatif aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.
Rocky Gerung menjelaskan alasannya bergabung sebagai Wantimpres Prabowo dan menegaskan sikap kritisnya terhadap arah kebijakan pemerintah.