The 1O1 Jogja Tugu Angkat Kotagede Lewat Seni Sketsa
The 1O1 Jogja Tugu menggelar Sketch Tour Kotagede dengan melibatkan 60 peserta untuk mengangkat wisata, budaya, dan sejarah Kotagede.
Warga mengecek kesehatan di Panadol Klinik Cekatan yang digelar di halaman parkir Pasar Bantul, Kamis (19/12/2024)/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Tim dari Panadol menggandeng Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Bantul menggelar Panadol Klinik Cekatan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat di halaman parkir Pasar Bantul, Rabu-Kamis (18-19/12/2024). Acara sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut diikuti ratusan orang per hari.
Tujuan dari Panadol klinik Cekatan adalah mengedukasi kepada masyarakat agar lebih memahami kondisi tubuh mereka sehingga masyarakat dapat mengambil tindakan yang tepat dalam pemilihan obat untuk keluhan seperti nyeri, sakit kepala dan sakit gigi.
Sehingga mereka akan berusaha mencari obat tanpa konsultasi dengan apoteker maupun tenaga kesehatan lainnya.
Tim Panadol menyebut ingin mengedukasi warga yang punya keluhan seputaran nyeri, sakit kepala, sakit gigi bahwa memilih obat harus yang tepat.
Untuk itu menghadirkan beberapa produk Panadol yang bisa mengatasi masalah tersebut. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat dan manajemen nyeri.
Terkait dengan pemilihan Pasar Bantul sebagai lokasi Klinik Cekatan Panadol, menurut keterangan Tim Panadol, kegiatan tersebut sejatinya tidak harus dilaksanakan di tempat tersebut. Hanya saja, melihat lokasi Pasar Bantul yang strategis maka Klinik Cekatan Panadol sangat tepat digelar di tempat tersebut.
BACA JUGA: Heboh Layanan Kena Ransomware, Ini Jawaban BRI
Sebab, tidak hanya masyarakat, ada para kuli gendong dan bakul keliling yang bisa mengakses layanan pemeriksaan kesehatan tersebut.
Salah seorang pedagang di Pasar Bantul, Yadi, 58, warga Bantul, mengaku datang ke Klinik Cekatan Panadol untuk mengakses pemeriksaan kesehatan. Sebab, selama ini dirinya mengeluh sakit kepala dan pegal-pegal sehingga ingin mengecek kesehatannya. "Harapannya, lewat pemeriksaan ini agar saya tahu punya penyakit apa," ujarnya.
Keluhan yang hampir sama juga dialami oleh Wahyu, 60, warga Timbulharjo, Sewon. Ia mengaku sering merasakan sakit kepala dan pegal-pegal.
"Tadi sudah diperiksa hasilnya normal. Kalau bisa kegiatan seperti ini digelar sebulan sekali dan gratis," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
The 1O1 Jogja Tugu menggelar Sketch Tour Kotagede dengan melibatkan 60 peserta untuk mengangkat wisata, budaya, dan sejarah Kotagede.
Uni Eropa menyiapkan jaringan listrik menghadapi gerhana matahari 12 Agustus 2026 yang diprediksi menurunkan tajam produksi listrik tenaga surya.
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan negara Rp622 miliar dalam kasus kuota haji 2023-2024.
Konser Bantul Bumi Satriya menghadirkan 14 musisi lokal. Ribuan warga ikut menikmati hiburan gratis, sementara UMKM mendapat peluang tambahan pendapatan.
Biaya komponen iPhone 18 Pro diprediksi naik 38% akibat lonjakan harga memori. Apple siap kurangi margin agar harga tak melonjak drastis. Simak analisis lengkap
Veda Ega Pratama finis kesembilan di Moto3 Inggris 2026 dan menambah 7 poin. Pebalap asal Gunungkidul itu kini berada di posisi kedua klasemen Rookie of the Yea