Fajar-Fikri Melaju ke 16 Besar China Open Usai Tekuk Wakil Tuan Rumah
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Hasto Wardoyo - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja terus mendorong peningkatkan mutu pelayanan dalam bidang kesehatan, terutama terhadap standarisasi dan akreditasi baik di Puskesmas, Klinik Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah (UTD) Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD) dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi (TPMDG).
BACA JUGA: Anggaran Kementerian Kelautan Naik Jadi Rp13 Triliun
Salah satunya melalui Lembaga Akreditasi Fasyankes Seluruh Indonesia (LASKESI) atau Indonesian Accreditation Agency for Health Services (ICAHS).
Harapannya dengan adanya akreditasi terhadap alat-alat kesehatan maupun fasilitas kesehatan di Kota Jogja ini menjadi bentuk komitmen Kota Jogja dalam mewujudkan kota yang aman dan memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi warga Kota Jogja.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyomenjelaskan, hingga saat ini Fasyankes di Kota Jogja sudah berproses melakukan akreditasi. Dimana 18 Rumah Sakit (RS) di Kota Jogja telah terakreditasi 100 persen.
Selain itu, 18 Puskesmas di Kota Jogja seluruhnya juga telah terakreditasi dengan status akreditasi Paripurna 100 persen.
Sementara itu, untuk Klinik aktif yang sudah teregistrasi di Kota Jogja dengan jumlah 120 klinik dan 90 Klinik telah mencapai 75 persen yang telah terakreditasi dengan status akreditasi Paripurna.
“LASKESI merupakan salah satu lembaga penyelenggara akreditasi yang telah menjadi pilihan pada beberapa fasyankes di Kota Jogja. Semoga kerjasama ini akan terus berkelanjutan,” katanya dikutip dari laman Pemkot Jogja.
Hasto menambahkan, perlu adanya kecanggihan teknologi dalam proses akreditasi.
“Karena sarana kesehatan yang telah terakreditasi akan menjadi lebih optimal. Makanya kalau bicara infrastruktur untuk digitalisasi itu penting,” jelas Hasto.
Direktur LASKESI, Eka Viora mengatakan, walaupun LASKESI baru berdiri pada tahun 2023, sudah lebih dari 4.000 fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia yang telah terakreditasi, termasuk di Kota Jogja.
“Setidaknya dari 18 fasyankes ada 15 fasyankes seperti puskesmas dan klinik yang sudah mendapatkan akreditasi dari LASKESI. Kota Jogja juga sebagian besar memilih kita dalam melakukan akreditasi fasyankes,” katanya.
“Harapan kami, mudah-mudahan tahun depan 18 fasilitas kesehatan ini bisa melakukan akreditasi bersama LASKESI. Karena kami menjadi ujung tombak peningkatan kualitas layanan kesehatan di Indonesia,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Persib Bandung resmi bebas dari sanksi registrasi pemain FIFA. Maung Bandung kini bisa mendaftarkan pemain baru untuk musim 2026-2027.
Salah satu bentuk kasih sayang orang tua kepada anak adalah membekalinya dengan ilmu dan pengalaman agar siap menghadapi berbagai kondisi.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Anthropic wajib membayar Rp27 triliun setelah perkara penggunaan ratusan ribu buku bajakan untuk pengembangan AI Claude disetujui pengadilan AS.
Dua laga SEA V Cup 2026 digelar hari ini. Hasil Thailand vs Vietnam dan Filipina vs Kamboja dapat memengaruhi lawan Indonesia di semifinal.