Perbaikan Jalan dan Drainase Depan Pasar Ngawen Ditarget Rampung 18 Oktober 2026
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (kanan) melihat kondisi di Museum Gunung Merapi setelah dilakukan perbaikan./Istimewa-Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Wisata Museum Gunung Merapi di Kapanewon Pakem ditutup sejak 2023 lalu karena diperbaiki. Rencananya dalam waktu dekat, museum itu akan dibuka kembali karena proses renovasi telah selesai.
Kepala Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Sleman, Edy Winarya Museum Gunung Merapi berada di bawah kendali pengelolaan dinasnya. Dia membenarkan bahwa sejak awal 2022 ditutup dikarenakan adanya proses perbaikan terhadap kerusakan sejumlah fasilitas di tempat itu. “Untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung. Jadi, saat adanya proses renovasi museum ditutup sementara waktu,” kata Edy, Minggu (22/12/2024).
Dia mengatakan renovasi selama dua tahun tersebut ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman. Hingga saat ini, perbaikan telah selesai dikarenakan tinggal merapikan di beberap titik di museum. “Kami menyambut baik telah selesainya pengerjaan perbaikan di Museum Gunung Merapi,” ungkapnya.
Disinggung mengenai wacana pembukaan kembali Museum Gunung Merapi, Edy akan segera merapatkan dengan pihak-pihak terkait. “Besok [Senin, 23/12/2024] baru dirapatkan untuk wacana pembukaan kembali. Mudah-mudahan berjalan lancar sehingga wisata edukasi tentang Gunung Merapi bisa dinikmati oleh pengunjung,” katanya.
Terpisah, Subkoordinator Kelompok Subtansi Bangunan Gedung, Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Rakhmadi mengatakan perbaikan Museum Gunung Merapi sudah terlaksana dua tahun anggaran. Perbaikan pertama berlangsung di 2023 dengan nilai anggaran sebesar Rp7 miliar.
BACA JUGA: Dianggarkan Rp5,2 Miliar, Perbaikan Museum Gunung Merapi Berlanjut di Tahun Ini
Adapun perbaikan kedua terlaksana di tahun ini dengan pagu sebesar Rp5,2 miliar. Dia mengakui, perbaikan tahap kedua dilakukan dengan pemasangan plafon, screeding pelat dak, penutup atap, pengerjaan instalasi lampu.
Selain itu, ada juga proses pengecatan dinding, perbaikan instalasi air bersih hingga pemasangan genset. “Sudah selesai dan belum lama ini diresmikan oleh Ibu Bupati,” katanya.
Disinggung mengenai pembukaan museum, dia menyerahkan sepenuhnya ke Dinas Kebudayaan Sleman yang mengelolanya. Adapun tugasnya, hanya melakukan perbaikan sesuai dengan perencanaan yang disusun. “Tugas kami selesai hingga proses perbaikan diselesaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp967 juta untuk memperbaiki jalan depan Pasar Ngawen sekaligus membangun drainase agar tak mudah rusak.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.