Gunungkidul Siap Pasok Kebutuhan Hewan Kurban DIY dan Sekitarnya
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan wisata Museum Gunung Merapi, Rabu (12/1/2022)/Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, SLEMAN—Perbaikan Museum Gunung Merapi di Kalurahan Hargobinangung, Pakem masih akan dilanjutkan di tahun ini. Anggaran perbaikan di tahap dua ini sebesar Rp5,23 miliar.
Sub Koordinator Kelompok Subtansi Bangunan Gedung, Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Rakhmadi mengatakan, perbaikan tahap kedua Mesuem Gunung Merapi merupakan salah satu program pembangunan fisik yang dilakukan pemkab di 2024. Adapun tahapan sudah selesai lelang dan diperkirakan proses pengerjaan bisa dimulai di awal Agustus nanti.
“Masih dalam tahapan masa sanggah. Tapi, rencana kami mulai 1 Agustus sudah dikerjakan,” kata Rakhmadi, Jumat (26/7/2024).
Dia menjelaskan, untuk rehab tahap kedua dialokasikan anggaran sebesar Rp5.235.211.550. Rencananya perbaikan akan menyasar ke rehab plafon, lantai, pengecatan interior dan eksterior hingga mekanikal eletrik di museum.
“Sudah ada programnya sesuai dengan yang telah direncanakan,” katanya.
Rakmadi berharap pelaksanaan pemeliharaan Museum Gunung Merapi dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat selesai sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Mudah-mudahan lancar sehingga akhir November sudah selesai,” katanya.
BACA JUGA: MGM Ditutup, Pemkab Sleman Berpotensi Kehilangan Pemasukan Rp550 Juta
Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Edy Winarya mengatakan, perbaikan terhadap fasilitas di Museum Gunung Merapi sudah berlangsung sejak 2022. Di tahap pertama pemeliharaan dialokasikan anggaran danais sekitar Rp7 miliar.
“Ini merupakan pembangunan tahap dua terhadap kondisi bagunan di museum yang mengalami kerusakan,” katanya.
Menurut dia, perbaikan memang harus dilakukan karena ada kerusakan dasar konstruksi. Sebagai contoh pada saat hujan terjadi kebocoran sehingga dapat mengganggu kenyamaan pengunjung.
“Makanya ada program rehabilitasi yang berlangsung hingga sekarang,” katanya.
Edy menambahkan, pada awalnya Museum Gunung Merapi merupakan milik dari Kementerian ESDM. Namun demikian, sejak 2019 resmi menjadi milik kabupaten dikarenakan adanya proses hibah dari Kementerian ke pemkab.
“Sekarang sepenuhnya sudah jadi milik pemkab sehingga bisa leluasa dalam upaya pemeliharan. Sebelum ada hibah aset, pemkab kesulitan untuk melakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana yang rusak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.