Puluhan Awak Bus di Terminal Giwangan Dites Narkoba, Seorang Staf PO Positif

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Jum'at, 27 Desember 2024 16:57 WIB
Puluhan Awak Bus di Terminal Giwangan Dites Narkoba, Seorang Staf PO Positif

Giat pemeriksaan narkoba bagi pengendara bus di Terminal Giwangan, Jumat (27/12/2024) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY menggelar tes urin di Terminal Giwangan, Jumat (27/12/2024). Tes urin dilakukan kepada puluhan sopir PO bus untuk mengetahui ada atau tidaknya sopir bus yang mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Tak hanya tes urin, BNNP DIY juga turut memberikan edukasi dan imbauan terkait dengan larangan penggunaan narkoba dalam bentuk apapun.

Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Andi Fahiran menjelaskan kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengamanan momen libur Natal dan Tahun Baru.

Pihaknya ingin memastikan pengemudi kendaraan umum yang melayani masyarakat dalam rangka kegiatan natal dan tahun baru betul-betul tidak dalam pengaruh narkoba. "Sehingga keselamatan masyarakat bisa diwujudkan bersama," kata Andi saat meninjau giat pemeriksaan narkoba di Terminal Giwangan, Jumat (27/12/2024).

Dia menyebut cek narkoba digunakan dengan metode tes urin yang turut menguji tujuh parameter. Seusai dilakukan pemeriksaan sebagian besar sopir dinyatakan bersih dari narkoba.

Hanya saja, Andi menyebut ada satu orang yang dinyatakan positif Benzodiazepine yang termasuk dalam golongan obat penenang. Namun, dia memastikan orang tersebut tidak bekerja sebagai pengemudi, melainkan staf PO bus. "Yang bersangkutan mendapatkan obat secara resmi dari dokter dan karena memang dalam tahap pengobatan sehingga ini kita koordinasi lebih lanjut terkait pengamanannya," ujar dia.

Sementara, sopir bus PO Karya Sari, Harisun menjadi salah satu pengendara bus yang turut diperiksa. Hasilnya, Harisun dinyatakan bersih dari narkoba.

Harisun mengatakan pemeriksaan narkoba semacam ini penting dilakukan bagi sopir bus seperti dirinya. Pemeriksaan ini menjadi langkah antisipasi agar bus tidak dikendarai oleh sopir yang berada dalam pengaruh obat-obatan terlarang.

Pemeriksaan narkoba ini bukan pertama kali baginya. Setiap momen libur panjang, pemeriksaan narkoba selalu dia jalani. "Bagus pemeriksaan seperti ini. Selain tes narkoba saya juga rutin melakukan tes kesehatan karena kebetulan punya gula darah tinggi.”

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online