Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Wisatawan Desa Wisata Jatimulyo sedang mengamati burung yang bagian dari paket kunjungan di sana, Minggu (29/12/2024)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, KULONPROGO—Selama libur Natal dan Tahun Baru, sejumlah desa wisata di Kulonprogo diserbu wisatawan. Beberapa di antaranya adalah Desa Wisata Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo dan Desa Wisata Tinalah, Kapanewon Samigaluh.
Sepanjang Desember, kunjungan wisatawan di dua desa wisata itu lebih dari 300 orang. Diperkirakan, kunjungan wisata akan terus meningkat hingga awal tahun depan.
Bahkan di Desa Wisata Jatimulyo, kunjungan wisatawan dari awal Desember hingga kini mencapai 10 ribu orang. Kunjungan puluhan wisatawan itu khususnya untuk objek wisata yang dikelola masyarakat di sana.
Objek wisata yang dibanjiri wisatawan di Kalurahan Jatimulyo itu antara lain Goa Kiskenda, Sungai Mudal, hingga Air Terjun Kedung Pedhut. "Kalau yang objek wisata bukan bagian dari desa wisata, tapi tetap yang mengelola masyarakat sekitar," kata Ketua Desa Wisata Jatimulyo, Suhandri, Minggu (29/12/2024).
Desa Wisata Jatimulyo memiliki paket wisata tersendiri, jelas Handri, seperti pengamatan burung, budidaya lebah, susur gua, hingga atraksi seni. "Secara umum desa wisata dengan objek wisata saling berhubungan karena bisa jadi ajang promosi juga untuk paket khusus desa wisata," kata dia.
Handri menerangkan jenis wisatawan di desa wisatanya kebanyakan rombongan. "Jenis rombongannya macam-macam, ada yang anak sekolah, keluarga, sampai komunitas tertentu," ujar dia.
BACA JUGA: Desa Wisata Nglanggeran Jadi Jujugan Wisatawan Jawa Barat
Rombongan wisatawan ke sana yang juara pertama Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) kategori Maju pada 2024 ini, lanjut Handri, kebanyakan berasal dari luar kota. "Kemarin dari Bogor, sebelumnya dari Jakarta, kebanyakan luar kota," tuturnya.
Peningkatan wisatawan selama libur akhir tahun ini, sambung Handri, juga sudah disiapkan dengan memperbanyak event dan pertunjukan atraksi. "Salah satu daya tariknya memang event dan atraksi sehingga kami tambah," katanya.
Sementara Desa Wisata Tinalah sudah dipesan oleh lebih dari 10 rombongan turis dari awal Desember. Jumlah orang di masing-masing rombongannya variatif.
Pengurus Desa Wisata Tinalah, Galuh Alif menjelaskan aktivitas wisata di tempatnya kebanyakan tinggal dan mengikuti aktivitas warga. "Ada aktivitas bikin kerajinan, melukis batu, sampai menelusuri Sungai Tinalah," jelasnya.
Galuh memprediksi peningkatan kunjungan wisatawan ke desa yang pernah masuk 50 besar ADWI ini akan berlangsung hingga Februari, 2025 mendatang. "Persiapan juga sudah kami tingkatkan, termasuk menampilkan atraksi seni juga."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.