Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul bakal mengoptimalkan pendapatan dari retribusi pengelolaan parkir kendaraan yang ada di objek objek wisata pada 2025 ini.
"Tahun 2025 akan kami optimalkan potensi pendapatan parkir terutama di objek objek wisata, karena itu yang kami masih belum bisa maksimalkan dalam pengelolaannya," kata Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi, di Bantul, Minggu.
Menurut dia, potensi pendapatan parkir di tempat wisata masih belum bisa maksimal, karena banyak lokasi-lokasi parkir di objek wisata tersebut yang dikelola oleh paguyuban paguyuban maupun koperasi koperasi.
"Parkir di objek wisata masih banyak yang belum sepenuhnya ikut pengelolaan kami. Sehingga nanti dengan adanya peraturan bupati yang baru, akan kami atur agar masuk dalam pengelolaan kita," katanya pula.
Dia mengatakan, dalam optimalisasi pendapatan parkir itu, pihaknya akan melibatkan tim pengawasan dan pengendalian (wasdal) dari stakeholder terkait seperti dari TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
"Dengan demikian nanti kami jadi lebih kuat, dan mudah-mudahan nanti lebih efektif untuk menarik lokasi-lokasi parkir yang belum bisa masuk dalam pengelolaan kita," katanya lagi.
Singgih menyebut, beberapa tempat wisata yang belum dioptimalkan pendapatan parkir, di antaranya di Pantai Depok yang belum bisa masuk ke pengelolaan Dishub setempat, karena memang sudah ada koperasi yang masih keberatan masuk ke pengelolaan pemerintah.
"Sehingga nanti akan kami komunikasikan lagi, dan juga ada beberapa titik parkir tempat wisata yang selama ini belum bisa kami masukkan ke pengelolaan kami," katanya pula.
Dia mengatakan, dengan optimalisasi pendapatan parkir di tempat wisata tersebut, diharapkan pemasukan pendapatan dari pengelolaan parkir bisa lebih tinggi dibandingkan 2024 yang ditargetkan sebesar Rp460 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.