Gunungkidul Bidik Pengurangan Sampah Organik hingga 40 Persen
DLH Gunungkidul menargetkan pengurangan sampah organik hingga 40% melalui Masgun Maos dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.
Foto ilustrasi pembayaran parkir digital, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul menyebut telah menerapkan layanan parkir nontunai di wilayahnya. Hanya saja penerapannya masih sebatas penyetoran hasil retribusi dari juru parkir ke kantor Dishub setempat.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi, menyampaikan untuk tahap awal penerapan parkir nontunai baru diterapkan dari juru parkir kepada kantor setempat khusus untuk penyetoran hasil retribusi. "Sudah mulai berproses. Namun belum 100%," kata Singgih, Minggu (22/3/2026).
Menurutnya dalam penerapan parkir nontunai ini pihaknya melibatkan sejumlah pihak yakni Bank BPD DIY untuk kanal pembayarannya dan Diskominfo Bantul untuk pengendali aplikasinya. "Aplikasi yang di Kominfo belum siap," jelasnya.
Untuk tahap awal penerapan parkir nontunai itu baru melibatkan juru parkir saja. Jika dulu juru parkir menyetorkan hasil retribusi langsung ke kantor Dishub Bantul, sekarang dilakukan melalui skema transfer.
"Sudah mulai sebulan ini. Tetapi baru dalam tahap transfer. Jadi juru parkirnya tidak setor tunai ke kami, tapi langsung transfer ke rekening," ungkapnya.
Ke depan penerapan parkir nontunai di Bantul akan diujicobakan di 27 tempat meliputi pasar dan lokasi wisata. Ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan daerah sekaligus mencegah potensi kebocoran wisata.
"Kami tahap pertamanya 27 titik. Nanti selanjutnya terus ke yang lain," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menargetkan pengurangan sampah organik hingga 40% melalui Masgun Maos dan pengolahan sampah mandiri dari rumah.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.