Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Petugas menjajal mesin pengolah sampah di TPST Tamanmartani, Sleman. - ist/DPRD Sleman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan TPST Pesisir di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari hingga saat ini masih menjadi wacana. Hal ini dikarenakan Pemkab Gunungkidul belum memiliki anggaran untuk membangun fasilitas tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, wacana membangun TPST Banjarejo sudah berlangsung lama. Guna merealisasikan pembangunan ini juga sudah melakukan pembebasan lahan seluas lima hektare.
Selain itu, juga telah dilakukan kajian berkaitan dengan fasilitas pengolahan sampah ini. “Kebutuhan anggaran untuk membangun TPST mencapai sekitar Rp50 miliaran,” kata Hary, Rabu (22/1/2024).
BACA JUGA: TPST Bawuran Satu Akan Segera Beroperasi, Tahap Awal Mampu Kelola 70 Ton Sampah per Hari
Meski demikian, ia mengakui wacana pembangunan TPST Banjarejo masih belum bisa direalisasikan. Hary berdalih, pemkab tidak memiliki anggaran untuk membiayai pembangunan tersebut.
Di sisi lain, sambung dia, juga sudah ada upaya meminta bantuan ke Pemerintah Pusat, tapi belum membuahkan hasil. Adapun akses untuk dana keistimewaan, Hary mengatakan, bahwa di 2023, Pemkab Gunungkidul mendapatkan alokasi untuk membangun TPS 3R di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari dan Kalurahan Tepus, Tepus.
“TPS 3R ini juga sebagai upaya penanganan masalah sampah di kawasan pesisir. Tapi, untuk pembangunan TPST Banjarejo, hingga sekarang masih belum bisa direalisasikan,” katanya.
Meski demikian, Hary memastikan upaya penanganan sampah di Gunungkidul terus dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas maupun program yang telah direncanakan. “Tentu, kami tetap fokus untuk penanganan sampah sehingga tidak menjadi masalah di Gunungkidul,” katanya.
BACA JUGA: Asosiasi Mal DIY Tanggapi Dugaan Buang Sampah di Purworejo
Anggota DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti mengatakan, proses penanganan sampah di Bumi Handayani oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah berjalan dengan baik. Meski demikian, ia menggarisbawahi bahwa upaya sosialisasi ke Masyarakat harus ditingkatkan karena kesadaran terkait dengan persoalan sampah masih dinilai kurang.
“Masih banyak pembuang sampah sembarangan seperti di hutan atau jalan yang jauh dari permukiman. Ini harus dilakukan edukasi karena tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan,” katanya.
Berkaitan dengan wacana pembangunan TPST pesisir, hal ini merupakan langkah bagus dari pemkab agar pengelolaan sampah bisa lebih dioptimalkan. “Sayangnya belum bisa direalisasikan karena terkendala anggaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
KA Prameks Jogja–Kutoarjo tambah jadwal 27 Mei–1 Juni 2026 saat libur Iduladha. Cek jam keberangkatan lengkap dan informasi perjalanan.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Iduladha 27 Mei 2026 berawan di semua wilayah dengan suhu 22–31°C dan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal lengkap film TV libur Iduladha 2026 di TRANS TV, ANTV, RCTI, SCTV, dan Trans 7 dari horor hingga aksi Hollywood.
FIFA umumkan hadiah Piala Dunia 2026 tembus Rp11,66 triliun, juara mendapat Rp890 miliar dan semua tim dijamin miliaran rupiah.
Studi JATO Dynamics ungkap mobil hybrid butuh jarak jauh untuk balik modal, dipengaruhi harga BBM dan selisih harga beli.